Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyandang Disabilitas di Indonesia Dapat Pelatihan Inklusi Digital

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 18:36 WIB | Oleh:
Penyandang Disabilitas di Indonesia Dapat Pelatihan Inklusi Digital Doc: Istimewa.
Ket. Peluncuran Tech to Empower 2023 pada di kantor Komisi Nasional Disabilitas di Jakarta. 

JAKARTA - Untuk meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas di Indonesia sejumlah pihak memperkenalkan inklusi digital bagi dengan memberikan pelatihan literasi digital dan kewirausahaan; menyelenggarakan pameran karir dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) serta mengembangkan pedoman penempatan kerja dan mendukung penyandang disabilitas yang memiliki Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dan kegiatan ini didukung oleh Kedutaan Besar Inggris di Jakarta bekerja sama dengan Alunjiva, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dengan meluncurkan Tech to Empower 2023 pada di kantor Komisi Nasional Disabilitas di Jakarta.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Matt Downing mengatakan ekonomi digital adalah metode efektif untuk pertumbuhan ekonomi dan inklusi sosial. Namun penyandang disabilitas sering kali dikucilkan karena kurangnya akses terhadap teknologi dan pelatihan yang relevan.

"Inggris diakui sebagai pelopor inklusivitas, dan kami berkomitmen untuk mendobrak hambatan dan menciptakan peluang baru bagi penyandang disabilitas. Kami bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih kesuksesan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/9)

Bertemakan "Kolaborasi Pentahelix Menuju Indonesia Inklusif", proyek Tech to Empower 2023 merupakan kelanjutan dari proyek unggulan 'Tech to Empower: Digitally Ready Entrepreneurs' yang telah berjalan sejak 2020 dan telah berhasil memberdayakan lebih dari 500 penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Proyek ini akan memberikan pelatihan literasi digital dan kewirausahaan kepada 500 penyandang disabilitas penerima manfaat yang baru terpilih.

Kemudian akan diadakan job fair dan pameran UMKM di mana penerima manfaat dapat menunjukan keterampilan mereka kepada calon pemberi kerja dan menampilkan produk bisnis mereka kepada pelanggan.

Selain itu, pedoman penempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan UMKM milik pengusaha penyandang disabilitas akan dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari organisasi yang dipimpin oleh penyandang disabilitas, komunitas UMKM, pakar industri, pemerintah, organisasi inklusif, serta penyedia layanan kerja. Setelah diterbitkan, pedoman ini akan didistribusikan dan disosialisasikan kepada para pelaku industri utama di sektor teknologi dan digital.

Sedangkan Co-Founder Alunjiva Indonesia, Fanny Evrita Ritonga mengatakan program Tech to Empower 2023 yang bertema "Kolaborasi Pentahelix menuju Indonesia inklusif" merupakan wujud komitmen bersama antara Alunjiva Indonesia dan UK Indonesia Tech Hub untuk pengembangan ekosistem digital inklusif di Indonesia, termasuk memberikan akses luas terhadap teknologi bagi komunitas penyandang disabilitas.

"Dalam program ini, penyandang disabilitas mempunyai kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya di bidang keterampilan digital dan pengembangan bisnis UMKM mereka," katanya.

Secara paralel, kata Fanny, proyek ini juga akan meluncurkan dua pedoman yang mendukung penciptaan lingkungan kerja inklusif bagi perusahaan dan juga mendukung para pengusaha UMKM penyandang disabilitas. Kolaborasi pentahelix ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lintas pemangku kepentingan akan pentingnya menciptakan lingkungan inklusif bagi penyandang disabilitas yang mandiri dan berdaya.

"Proyek Tech to Empower 2023 merupakan sebuah langkah besar untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital. Hal ini akan membantu menciptakan Indonesia yang lebih inklusif dimana setiap orang, apapun disabilitasnya, dapat mencapai potensi maksimal mereka melalui pekerjaan, inovasi dan kewirausahaan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.