Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjaga Pantai Taiwan Tingkatkan Patroli Jelang Pelantikan Presiden

📅 Minggu, 19 Mei 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjaga Pantai Taiwan Tingkatkan Patroli Jelang Pelantikan Presiden Doc: AP/Administrasi Penjaga Pantai Taiwan
Ket. Dalam foto yang disediakan Administrasi Penjaga Pantai Taiwan, penjaga pantai Taiwan memeriksa sebuah kapal yang terbalik saat pengejaran di lepas pantai kepulauan Kinmen di Taiwan, 14 Februari 2024.

KINMEN - Penjaga pantai Taipei meningkatkan patroli selama akhir pekan di sekitar pulau-pulau terpencil yang mengalami peningkatan kehadiran kapal-kapal Tiongkok, kata badan tersebut pada Minggu (19/5), menjelang pelantikan Lai Ching-te sebagai presiden baru Taiwan.

Tiongkok mengklaim Taiwan yang demokratis sebagai bagian dari wilayahnya, mempertahankan kehadiran militer hampir setiap hari dengan seringnya kemunculan jet tempur, drone, dan kapal angkatan laut di sekitar pulau tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok juga telah mengirimkan kapal penjaga pantai Tiongkok di sekitar Kinmen, sebuah pulau terpencil yang dikelola Taipei yang terletak hanya 5 kilometer dari kota Xiamen di Tiongkok.

Administrasi Penjaga Pantai Taipei mengatakan telah mengirimkan personel untuk "berpatroli sepanjang hari dan malam" di sekitar tiga pulau utama Taiwan: Kinmen, Matsu dan Penghu.

"Untuk memastikan keamanan wilayah laut dan keselamatan perbatasan selama upacara peresmian, Divisi Kinmen-Matsu-Penghu dari Administrasi Penjaga Pantai Dewan Urusan Kelautan sekali lagi melaksanakan operasi patroli yang kuat... untuk memantau secara dekat target yang mencurigakan," katanya. mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Divisi Kinmen-Matsu-Penghu mengatakan bahwa kerja keamanan nasional tidak akan mengendur selama perayaan penting ini, tambahnya.

Kinmen telah menjadi tempat meningkatnya ketegangan setelah Lai, yang dicap Tiongkok sebagai "separatis berbahaya", terpilih dalam pemilu Taiwan pada Januari lalu.

Insiden penangkapan ikan pada bulan Februari yang melibatkan speedboat Tiongkok memicu pertikaian antara Tiongkok dan Taiwan, yang belum terselesaikan.

Kapal tersebut membawa empat orang dan terbalik pada tanggal 14 Februari di dekat Kinmen ketika penjaga pantai Taiwan sedang mengejarnya, menyebabkan dua orang tewas.

Penjaga pantai Taipei membela tindakannya, dengan mengatakan kapal itu berada di "perairan terlarang" dan berjalan zig-zag sebelum terbalik, namun Beijing menuduh Taipei "menyembunyikan kebenaran" tentang insiden tersebut.

Tiongkok sejak itu meningkatkan patroli di sekitar Kinmen.

Setidaknya lima formasi kapal resmi Tiongkok berlayar sebentar melalui perairan terlarang Kinmen bulan ini.

Menjelang pelantikan Lai, Kementerian Pertahanan Taipei mengatakan pihaknya telah mendeteksi tujuh pesawat Tiongkok dan tujuh kapal angkatan laut di sekitar Taiwan dalam periode 24 jam hingga pukul 06.00 pagi pada hari Minggu.

Di seberang selat di kota Pingtan di tepi pantai Tiongkok, yang juga merupakan lokasi pangkalan militer, wartawan AFP melihat setidaknya dua helikopter angkut militer terbang di atasnya pada Minggu pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.