Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, PLN UID Jaya Serahkan Mesin Cacah dan Pelet Listrik kepada GCB

📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 11:32 WIB | Oleh:
Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, PLN UID Jaya Serahkan Mesin Cacah dan Pelet Listrik kepada GCB Doc: PLN UID Jaya
Ket. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin (tengah), didampingi jajaran PLN UID Jaya dan tim Gerakan Ciliwung Bersih (GCB), melakukan uji coba proses pencacahan biomassa menggunakan mesin cacah listrik.

JAKARTA  — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan ekosistem pengelolaan sampah berbasis biomassa. Kolaborasi bersama Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) kembali dilanjutkan melalui penyerahan mesin cacah listrik dan mesin pelet listrik.

Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya yang telah berhasil mengolah 25,2 ton sampah dan mereduksi emisi sebesar 9.723 kg CO₂. Langkah ini semakin memperkuat implementasi Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) untuk meningkatkan kualitas produksi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP).

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa penggunaan mesin listrik akan mentransformasi proses pengolahan biomassa menjadi lebih bersih.

“Peralihan dari mesin olah sampah diesel ke mesin berbasis listrik mampu menekan emisi dan meningkatkan efisiensi produksi BBJP,” ujar Andy Adcha

Mesin cacah listrik digunakan untuk mencacah sampah daun hasil biodrying agar ukurannya lebih kecil dan seragam. Lalu, mesin pelet listrik membentuk cacahan biomassa menjadi pelet yang padat dan stabil sehingga kualitasnya meningkat. Mesin ini mampu memproduksi pelet dengan kapasitas 80–100 kilogram per jam yang memperkuat kapasitas produksi harian.

BBJP yang dihasilkan kini memiliki kualitas lebih konsisten dan memenuhi standar SNI 8966:2021 untuk Bahan Bakar Jumputan Padat. Kesesuaian ini membuka peluang pemanfaatan BBJP yang lebih luas pada sektor energi maupun industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.