Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jawa Barat Jadikan Sumedang Kawasan Pusat Penguatan Budaya Sunda

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 13:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jawa Barat Jadikan Sumedang Kawasan Pusat Penguatan Budaya Sunda Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah pengawal mengiringi kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih pada acara Milangkala Tatar Sunda di Sumedang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (2/5/2026).

SUMEDANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan Kabupaten Sumedang sebagai kawasan strategis berbasis pusat penguatan budaya Sunda sebagai bagian dari upaya mengembalikan akar identitas dan nilai-nilai tradisi.  

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa Sumedang memiliki posisi penting dalam sejarah dan kebudayaan Sunda sehingga pembangunan daerah juga harus menghadirkan kembali budaya dalam wajah kota. 

“Sumedang dan seluruh warganya yang memiliki semangat yang sangat mahal untuk sama-sama membangun daerahnya dengan memiliki dasar kebudayaan yang kuat. Pembangunan harus kembali menyatu dengan jati diri masyarakatnya,” ujarnya di Sumedang, Minggu (03/5).  

Ia menegaskan Sumedang bukan sekadar ruang administratif, melainkan bagian dari peradaban Sunda yang memiliki warisan nilai, simbol, dan filosofi yang kuat. 

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Jabar juga mendorong agar penataan kawasan kota dengan pendekatan budaya yang terintegrasi dengan kawasan pendidikan dapat dilakukan.

Penataan tersebut dimulai dari wajah jalan utama, ruang publik, hingga elemen kecil seperti gapura, penerangan jalan, dan tata kios akan diarahkan memiliki karakter Sunda yang khas sederhana, tertib, tetapi sarat makna.

“Jalan, ruang publik, sampai detail kota harus punya rasa Sunda. Bukan hanya indah, tapi juga mengingatkan pada asal-usul,” katanya.

Konsep ini juga diarahkan untuk memperkuat kawasan pendidikan di Sumedang, agar menjadi ruang tumbuh generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan nilai-nilai budaya lokal.

Ia menambahkan Kirab Mahkota Binokasih yang telah dilakukan pada Sabtu (2/5) malam sendiri menjadi simbol perjalanan panjang peradaban Sunda yang kini diarahkan kembali menuju kejayaannya, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata dalam pembangunan.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi perjalanan untuk membangun masa depan. Sumedang harus menjadi contoh bagaimana budaya menjadi dasar pembangunan,” tegasnya.

Dengan semangat gotong royong, KDM berharap seluruh elemen masyarakat dapat terlibat dalam membangun Sumedang sebagai pusat budaya yang sesungguhnya.

“Dengan kebersamaan, bergotong royong, dan saling mendukung, kita bisa membangun kampung dan kota yang lebih maju tetapi tidak kehilangan jati dirinya,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.