Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jabar Rancang Program Satu Orang Garap Satu Hektare untuk Pulihkan Hutan Gundul

📅 Selasa, 02 Des 2025, 13:37 WIB | Oleh:
Pemprov Jabar Rancang Program Satu Orang Garap Satu Hektare untuk Pulihkan Hutan Gundul Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berada di Sumedang, Selasa (2/12).

SUMEDANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) merancang program satu orang menggarap satu hektare untuk memulihkan hutan gundul serta memberi upah 50 ribu rupiah per hari bagi warga yang menanam dan merawatnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berada di Sumedang, Selasa (2/12), mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi lingkungan, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi masyarakat setempat.

"Nantinya semua hutan-hutan yang gundul rencananya akan ditanami kembali dengan pola satu orang menggarap satu hektare dan diberi upah bagi yang menanam dan merawatnya Rp50 ribu per hari," ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa para perawat tanaman tersebut akan menerima hak yang jelas, termasuk pemanfaatan hasil dari pohon yang mereka rawat.

Upaya tersebut dilakukan untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan di Jawa Barat dengan memberdayakan masyarakat dalam merawat lingkungan.

"Kami akan berikan lahan garapan, digaji, dan diberikan hak yang jelas serta pohon yang mereka tanam menjadi hak mereka," kata Gubernur Dedi Mulyadi.

Ia mengungkapkan bahwa pola ini akan mulai diterapkan pada permasalahan kebun teh di kawasan Bandung dan diyakini dapat berjalan dengan baik sehingga bisa dilaksanakan di wilayah lain.

Menurutnya, area-area yang telah direhabilitasi nantinya tidak hanya memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat yang terlibat.

Dedi mencontohkan sejumlah lahan tanaman produksi yang saat ini banyak mengalami erosi sehingga menimbulkan masalah lingkungan dan berpotensi menjadi bencana jika tidak segera ditangani.

Dirinya menilai bahwa pola pemberdayaan masyarakat melalui pemberian lahan garapan merupakan langkah strategis untuk mengatasi kerusakan lingkungan sekaligus menurunkan tingkat kemiskinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.