Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI: Saluran Air di Cipulir Ditargetkan Rampung Desember

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 21:22 WIB | Oleh:
Pemprov DKI: Saluran Air di Cipulir Ditargetkan Rampung Desember Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris saat memberikan keterangan terkait pembangunan saluran air di Jalan Ciledug Raya, di Jakarta, Rabu (6/11).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembangunan saluran air dengan metode didongkrak (jacking) di Jalan Ciledug Raya (Seskoal), Cipulir, Jakarta Selatan dapat rampung pada kisaran Desember 2024 - Januari 2025.

"Penanganan di Seskoal di Cipulir, ini kan sudah menahun. Saat ini Pemerintah Provinsi langsung melakukan penanganan. Kami sudah membangun jacking. Perkiraan selesai Desember atau Januari," kata Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris di Jakarta, Rabu.

Metode jacking adalah pemasangan pipa dengan melakukan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan lalu mendorongkan pipa dengan menggunakan tekanan hidrolik.

"Kami berharap saat 2025 jacking yang di Cipulir bisa berfungsi. Jadi air dari cekungan bisa dialirkan ke Kali Pesanggrahan," ujar Afan.

Adapun pengerjaan pembangunan saluran dimulai dari simpang Jalan Seskoal melewati Jalan Ciledug Raya, sampai Pasar Cipulir telah dimulai sejak 6 Mei 2024. Saluran air tersebut memiliki panjang kurang lebih 750 meter.

Kemudian, guna mendukung pengerjaan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di simpang Jalan Seskoal sampai Pasar Cipulir.

Jalan Ciledug Raya, Cipulir termasuk area yang beberapa kali tergenang usai diguyur hujan. Jalan ini kembali tergenang pada Selasa (5/11) dengan ketinggian air 30 cm, merujuk pada data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyiagakan pompa-pompa bergerak (mobile) di lima wilayah administrasi Jakarta guna mengantisipasi genangan yang terjadi di musim hujan.

Terkait jumlah unit pompa yang disiagakan, berdasarkan data pada 25 Oktober 2024 yakni sebanyak 557 unit yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.

Adapun penyebarannya menyesuaikan dengan titik rawan kejadian genangan di masing-masing wilayah tersebut.

Tak hanya pompa, Dinas SDA DKI, kata Ika, juga menyiapkan saluran, kali, waduk, situ, dan embung agar dapat menampung air hujan yang berlebih, guna mencegah banjir seiring datangnya musim hujan.???????

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.