Pemprov DKI Jakarta Jadikan Harkitnas ke-117 sebagai Momentum Perubahan dan Akselerasi Layanan Publik
📅 Selasa, 20 Mei 2025, 13:05 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di Balai Kota Jakarta pada Selasa (20/5) pagi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa peringatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong perubahan serta memperkuat dukungan terhadap program pemerintah pusat.
“Saya sebagai inspektur upacara telah membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi). Seperti kita ketahui, 20 Mei 1908 adalah hari berdirinya organisasi Budi Utomo yang menyalakan api perubahan,” ujar Gubernur Pramono.
Dalam pidato yang dibacakan, salah satu pesan penting adalah pentingnya meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan terasa manfaatnya bagi masyarakat. Gubernur Pramono menyampaikan bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, melainkan menciptakan rasa aman dan tenang bagi warga.
Gubernur Pramono menambahkan bahwa Pemprov DKI telah mengimplementasikan arahan tersebut melalui berbagai program konkret. Di antaranya, layanan cek kesehatan gratis di 44 puskesmas kecamatan dan layanan serupa di tingkat kelurahan, serta peluncuran tiga program unggulan: Pasukan Putih untuk kunjungan ke rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas berat, JakCare untuk dukungan kesehatan mental, dan JakAmbulans untuk penanganan darurat.
“Di Jakarta ada 44 kecamatan yang memiliki puskesmas dengan layanan kesehatan gratis. Bahkan, layanan serupa juga tersedia di tingkat kelurahan. Jadi, semangat peningkatan layanan kesehatan yang disampaikan Menteri Komdigi, alhamdulillah telah kami laksanakan,” ungkap Gubernur Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov DKI juga terus mendorong kesejahteraan sosial melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Selain itu, program pemutihan ijazah diberikan bagi warga yang terkendala administrasi, dan pelatihan kerja berbasis keliling dihadirkan melalui Mobile Training Unit (MTU).
Di sektor ekonomi, program Jakpreneur terus diperluas untuk menciptakan wirausaha baru di Jakarta. Kerja sama juga dijalin dengan berbagai pihak guna memastikan stabilitas inflasi dan mendukung ekonomi daerah. Untuk mendukung mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi, penambahan rute Transjabodetabek terus digencarkan.
Gubernur Pramono mengajak seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat untuk menjaga semangat kebangkitan nasional agar Jakarta dapat menjadi kota global yang memberi kontribusi nyata bagi bangsa. “Mari kita jaga semangat kebangkitan nasional untuk membawa perubahan besar bagi Indonesia, khususnya Jakarta,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!