Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Genjot Pengembangan Kawasan JIS, Wagub Rano Soroti Aksesibilitas dan Desain Terpadu

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 14:30 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Genjot Pengembangan Kawasan JIS, Wagub Rano Soroti Aksesibilitas dan Desain Terpadu Doc: Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong percepatan aksesibilitas dan konektivitas menuju Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara sebagai bagian dari upaya mengembangkan kawasan strategis berbasis olahraga, seni budaya, dan pariwisata. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kawasan JIS di Kantor Dinas Cipta Kerja, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta, Jatibaru, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/11).

Rano menekankan bahwa pengembangan JIS tidak boleh dilihat sebagai pembangunan stadion semata, tetapi sebagai penataan kawasan terpadu yang membutuhkan desain matang. Ia menilai pengembangan terintegrasi sangat penting agar kawasan tersebut tidak berhenti hanya sebagai stadion, melainkan mampu berkembang sebagai simpul kegiatan masyarakat.

"Pengembangan JIS jangan hanya dipandang sebagai pembangunan stadion saja, tetapi harus dilihat sebagai penataan kawasan yang lebih luas. JIS ini masuk dalam sebuah kawasan, bukan hanya stadion. Karena itu, kita pun harus mendesain kawasannya, agar tidak stuck atau berhenti pada kondisi yang ada sekarang," ujar Rano.

Menurut Rano, pembangunan JIS pada periode sebelumnya menjadi fondasi penting untuk melanjutkan fase-fase pengembangan yang belum terselesaikan. Ia menyebut salah satu prioritas adalah pembangunan jembatan penyeberangan yang menghubungkan Ancol dengan JIS sebagai penopang mobilitas pengunjung dan solusi parkir terpadu.

Peluang pemanfaatan JIS yang semakin luas juga menjadi perhatian Pemprov. Rano mengungkapkan banyak promotor event lokal maupun internasional melirik JIS untuk konser dan pertunjukan seni. Mereka menilai pengalaman menonton di JIS lebih baik karena jarak antara penonton dan panggung yang lebih dekat dibanding stadion lain.

"Banyak promotor memilih JIS dibanding GBK kalau ingin menggelar sebuah performance, karena kedekatan panggung dan pengalaman menonton yang lebih baik. Tidak ada jarak. Karena itu, aksesibilitas menjadi sangat penting. Jembatan penyeberangan dari Ancol menuju JIS akan menjadi solusi besar bagi pergerakan penonton," tuturnya.

Dalam forum tersebut, Rano juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan seluruh pemangku kepentingan yang telah meningkatkan konektivitas transportasi publik di sekitar kawasan. Ia menilai peran FGD sangat krusial untuk menyusun rekomendasi konkret dalam mengoptimalkan fungsi JIS sebagai pusat kegiatan olahraga, budaya, dan pariwisata.

Wagub juga memberi perhatian khusus pada aspek inklusivitas sebagai bagian dari desain kawasan. Ia menegaskan bahwa aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok berkebutuhan khusus harus menjadi prinsip utama dalam pengembangan kawasan tersebut.

"Enhancing Accessibility berarti meningkatkan kemudahan bagi semua, termasuk disabilitas dan lansia serta yang berkebutuhan khusus. Ini tidak boleh kita lupakan," ujar Rano.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa pengembangan kawasan JIS telah sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2025-2029. Fokus utamanya meliputi transportasi terintegrasi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas infrastruktur jalan, serta penyediaan ruang kota yang mendukung aktivitas olahraga, pariwisata, dan budaya.

"Aktivasi JIS membangun kota inklusif dan ramah bagi seluruh pengguna jalan, termasuk pejalan kaki, pesepeda dan penyandang disabilitas," katanya.

Untuk memastikan target tersebut tercapai, Rano mengajak seluruh peserta FGD mulai dari akademisi, praktisi, hingga pemangku kepentingan terkait untuk memberikan rekomendasi yang aplikatif dan berkelanjutan. Ia menilai sinergi seluruh pihak sangat menentukan arah pengembangan kawasan JIS ke depan.

"Masukan dari Bapak dan Ibu akan menjadi acuan bagi kami untuk memastikan pengembangan kawasan JIS berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global. Bersama kita jadikan JIS sebagai kawasan berkelas dunia yang aman, nyaman, mudah dijangkau dan menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.