Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Malang Perluas Seragam Gratis 2026, Pelajar Swasta Ikut Kebagian!

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 17:02 WIB | Oleh:
Pemkot Malang Perluas Seragam Gratis 2026, Pelajar Swasta Ikut Kebagian! Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan keterangan kepada wartawan seusai rapat paripurna di DPRD setempat, Selasa (30/9).

MALANG - Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur memastikan cakupan program prioritas Seragam Sekolah Gratis pada 2026 akan diperluas, tidak hanya menyasar pelajar sekolah negeri, tetapi juga sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) swasta.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan perluasan itu dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata oleh para pelajar di wilayahnya. “Iya ada perluasan, kami tambah untuk yang murid sekolah swasta,” kata Wahyu usai Sidang Paripurna DPRD Kota Malang, Selasa.

Berdasarkan dari hasil pembahasan sementara Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, Pemkot Malang menyiapkan proyeksi anggaran sekitar 500 juta rupiah untuk menyokong program seragam gratis bagi pelajar swasta. Dana tersebut akan diperuntukkan bagi 1.000 siswa SD dan SMP swasta.

Program seragam gratis sendiri sudah lebih dulu dijalankan pada 2025 dengan menyasar pelajar kelas 1 SD dan kelas 7 SMP negeri. Saat itu, sekitar 16.500 siswa menerima bantuan seragam gratis dari Pemkot Malang. Wahyu memastikan pada 2026, siswa sekolah negeri tetap akan memperoleh bantuan serupa.

Untuk sekolah negeri, pemerintah daerah bahkan memproyeksikan tambahan anggaran sebesar Rp1 miliar. Dana ini akan digunakan untuk memperluas cakupan program bagi 2.000 pelajar baru di jenjang SD dan SMP negeri. Dengan demikian, baik pelajar negeri maupun swasta akan tetap mendapatkan perhatian yang sama dalam program prioritas tersebut.

Selain program seragam gratis, Wahyu juga menegaskan Pemkot Malang akan menjalankan program prioritas lainnya, yakni 50 juta rupiah per RT. Anggaran tersebut dipastikan masuk dalam pembahasan Rancangan KUA-PPAS APBD 2026.

Menurut Wahyu, penyaluran dana 50 juta rupiah per RT akan dilakukan secara merata dengan mempertimbangkan kebutuhan program dan kegiatan di masing-masing lingkungan. “Semua RT kami lihat, 50 juta rupiah by program dan kegiatan. Sudah 2026,” ujarnya.

Dengan adanya dua program prioritas tersebut, Pemkot Malang berharap kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat, baik melalui dukungan pendidikan bagi pelajar maupun pembangunan di tingkat lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.