Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Evaluasi Pekerjaan Tembok Penahan Tanah yang Longsor di Muarasari, Bogor

📅 Senin, 04 Mar 2024, 07:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Evaluasi Pekerjaan Tembok Penahan Tanah yang Longsor di Muarasari, Bogor Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Warga melintas di dekat lokasi longsor Kelurahan Muarasari, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kota Bogor - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Jawa Barat, pekan depan memanggil pihak ketiga dan melakukan evaluasi atas pekerjaan proyek tembok penahan tanah (TPT) yang longsor di Kelurahan Muarasari pada Minggu (18/2).

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Rena Da Frina di Kota Bogor, Minggu (3/3), mengatakan selama dua pekan ini pengerjaan TPT dihentikan dulu, sambil memberi kesempatanpihak ketiga atau pelaksana proyek mengurus korban-korban meninggal dan luka dalam peristiwa itu.

"Insyaallah minggu depan kita undang pihak ketiganya untuk mengevaluasi pekerjaan yang kemarin. Metode segala macam kita evaluasi, nanti kita sisir lagi," kata dia.

Pada pekan depan, pihaknya menjadwalkan melakukan evaluasi pekerjaan dan metode perbaikan TPT tersebut.

Dinas PUPR juga akan mengundang Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat terkait dengan kejadian itu.

Kendati demikian, Rena belum bisa memutuskan kapan perbaikan TPT yang longsor pada 23 Februari 2023 itu akan dilanjutkan.

Sebab, kata dia, penanganan longsor ini harus segera dilakukan tentu dengan memperhatikan dan memprioritaskan keselamatan di lapangan kerja.

"Yang jelas, kalau itu tidak dikerjakan juga simalakama bagi kita. Karena memang di situ banyak rumah penduduk," ucapnya.

Ia menjelaskandesain TPT itu tidak akan berubah banyak karena sejak awal desain yang dibuat sudah disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Hanya saja, katadia, saat longsor susulan pada Minggu (18/2) terjadi,para korban yang merupakan pekerja proyek sedang melakukan penggalian tanah secara manual. Penggalian dilakukan secara manual karena alat berat kesulitan untuk masuk lokasi.

"Kalau desain saya rasa nggak terlalu banyak berubah. Karena kesulitannya adalah akses untuk masuk alat berat. Nah kalau alat berat masuk, kita nggak akan gali manual. Akan lebih mudah dan cepat," katanya.

Pada Minggu (18/2), longsor terjadi di pengerjaan perbaikan TPT di Kelurahan Muarasari, Kota Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima di antara22 pekerja dalam proyek ini menjadi korban, dengan rincian dua orang meninggal, satu luka berat, dan dua luka ringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

57 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.