Pemkot Bandarlampung Sasar 221.000 Pelajar Ikut Program CKG
📅 Rabu, 20 Agu 2025, 14:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyebutkan sasaran Program Cek Kesehatan Gratis di kota itu menyasar 221 ribu peserta didik dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.
"Program CKG mulai dilaksanakan pada Agustus 2025. Program ini merupakan implementasi kebijakan pemerintah pusat yang menyasar seluruh lapisan masyarakat dan untuk tahap awal di Bandarlampung difokuskan pada peserta didik," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, di Bandarlampung, Rabu (20/8).
Dia mengatakan sasaran pemeriksaan kesehatan mencakup 111.890 siswa SD dan madrasah ibtidaiyah, 55.381 siswa SMP dan madrasah tsanawiyah, serta 53.865 siswa SMA, SMK, dan madrasah aliyah, baik negeri maupun swasta.
"Pemeriksaan dilakukan di 306 SD/madrasah ibtidaiyah, 163 SMP/madrasah tsanawiyah, dan 139 SMA/SMK/madrasah aliyah di seluruh wilayah kota," kata dia.
Dia mengatakan pelaksana kegiatan di lapangan merupakan tenaga medis dari 31 puskesmas yang bertanggung jawab sesuai wilayah kerjanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain peserta didik formal, program ini juga menjangkau anak usia 7–17 tahun yang tidak bersekolah," kata dia.
Dia mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan penyakit bawaan, tes laboratorium sederhana, kesehatan gigi, serta pemberian edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
"Tujuannya adalah mengetahui status kesehatan anak sejak dini, karena kesehatan yang baik akan mempengaruhi kemampuan belajar mereka," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengungkapkan data hasil pemeriksaan akan dimasukkan ke dalam sistem aplikasi nasional dan digunakan pemerintah pusat untuk merumuskan strategi kesehatan, termasuk mengukur dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap status gizi dan kecerdasan anak.
"Program CKG di Bandarlampung diharapkan dapat membentuk generasi penerus yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi perkembangan zaman, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo untuk memperkuat sumber daya manusia Indonesia," kata Muhtadi Arsyad Tumenggung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!