Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bandarlampung Ingatkan Warga Tak Buang Sampah ke Sungai dan Drainase Antisipasi Banjir

📅 Senin, 15 Sep 2025, 16:48 WIB | Oleh:
Pemkot Bandarlampung Ingatkan Warga Tak Buang Sampah ke Sungai dan Drainase Antisipasi Banjir Doc: ANTARA/Dian Hadiyatna
Ket. Petugas sedang melakukan revitalisasi dan pembersihan salah satu sungai di Kota Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengajak warga agar bersama-sama menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke sungai dan drainase guna mengantisipasi banjir. 

"Antisipasi banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dengan menjaga lingkungan terutama buang sampah tidak dialirkan sungai yang dapat memicu terjadinya penyumbatan serta banjir," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandarlampung Yusnadi Ferianto, di Bandarlampung, Senin (15/9).  

Ia mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya sudah semaksimal mungkin mencegah terjadinya banjir, dengan sejumlah perbaikan-perbaikan drainase dan tanggul serta menerjunkan tim guna membersihkan sungai dan drainase dari tumpukan sampah. 

"Kami sendiri (DLH) ada tim yang berisikan 50 orang untuk mengatasi masalah drainase mampet atau kondisi darurat saat hujan. Kemudian ada juga program gerebek sungai di tingkat kecamatan dan kelurahan," kata dia.

Dia pun mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dengan potensi banjir akibat curah hujan tinggi dan kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.

"jadi masyarakat harus hati-hati karena cuaca tidak menentu, bisa hujan deras disertai angin kencang. Maka imbau jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke kali atau sungai, karena itu bisa memicu banjir,” katanya lagi.

Menurutnya, titik-titik rawan banjir di Kota Bandarlampung ada hampir di setiap kecamatan, terutama kawasan padat penduduk dan di daerah rendah.

"Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini, baik melalui pengerukan saluran, normalisasi sungai, maupun edukasi masyarakat. Antisipasi ini harus jalan, baik di tingkat kecamatan maupun oleh masyarakat sendiri, karena musim penghujan selalu membawa risiko. Kalau semua sadar menjaga lingkungan, dampak banjir bisa ditekan,” kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.