Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp677,5 Juta untuk Koperasi Merah Putih

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp677,5 Juta untuk Koperasi Merah Putih Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung, Slamet Sunarto saat memberikan pernyataan terkait pendirian koperasi merah putih di Tulungagung.

Tulungagung, Jatim - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp677,5 juta guna mendukung percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan daerah itu, sehingga program ini ditargetkan rampung dan dapat dilaunching secara serentak pada 12 Juli 2025.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung, Slamet Sunarto, Minggu mengatakan bahwa anggaran tersebut bersumber dari APBD Tulungagung tahun 2025.

Dana tersebut akan digunakan secara khusus untuk membiayai pembuatan akta pendirian koperasi baru yang tersebar di 271 desa dan kelurahan.

"Pemkab Tulungagung berkomitmen untuk mendorong percepatan pendirian koperasi merah putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Dana Rp677,5 juta itu akan dikucurkan untuk mendukung proses pendiriannya," kata Slamet.

Ia menjelaskan, setiap desa dan kelurahan akan memperoleh alokasi dana sebesar Rp2,5 juta.

Dana tersebut digunakan untuk keperluan penerbitan akta koperasi melalui Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) yang telah ditunjuk berdasarkan kesepakatan antara Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI).

“Proses pembuatan akta akan dilakukan secara kolektif per kecamatan agar lebih efisien dan terkoordinasi,” ujar Slamet.

Pemerintah daerah juga memutuskan bahwa koperasi merah putih yang akan didirikan merupakan koperasi baru, bukan revitalisasi dari koperasi lama.

Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan efektivitas dan efisiensi pembinaan, sekaligus untuk menghindari potensi masalah administratif dari koperasi eksisting.

Menurut Slamet, upaya revitalisasi koperasi lama kerap menghadapi kendala karena kondisi internal masing-masing koperasi berbeda-beda. Beberapa di antaranya bahkan berada dalam kondisi “sakit” atau tidak aktif.

“Daripada kita bingung dengan rekam jejak koperasi lama yang belum tentu sehat, lebih baik kita mulai dari nol. Koperasi baru akan lebih mudah dibina dan dipantau perkembangannya,” ucapnya.

Melalui program ini, Pemkab Tulungagung berharap dapat menciptakan ekosistem koperasi yang aktif, sehat, dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Koperasi merah putih nantinya diharapkan mampu menjadi wadah penguatan usaha mikro serta instrumen pengelolaan dana desa secara partisipatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.