Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kuningan Tingkatkan Produksi Ubi Jalar Demi Ekspor dan Domestik

📅 Minggu, 07 Jul 2024, 07:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kuningan Tingkatkan Produksi Ubi Jalar Demi Ekspor dan Domestik Doc: ANTARA/HO-Diskatan Kuningan
Ket. Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi (kiri) dan Kepala Diskatan Kuningan Wahyu Hidayah (kanan) saat meninjau lokasi sentra produksi ubi jalar di Kuningan, Jabar.

Kuningan - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berupaya meningkatkan produksi ubi jalar di wilayahnya guna memenuhi kebutuhan pasar domestik serta ekspor.

Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah di Kuningan, Sabtu, mengatakan ada sejumlah program yang saat ini diterapkan untuk meningkatkan produktivitas tersebut. Salah satunya dengan memfasilitasi petani dalam memperoleh benih ubi jalar unggul.

Selain itu, para petani juga diberi pelatihan untuk menanam ubi jalar secara efisien dengan menggunakan pupuk ramah lingkungan, yang dapat mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

Menurutnya, dengan skema tersebut ubi jalar yang dihasilkan bisa memenuhi standard kelayakan untuk bisa tembus ke pasar ekspor.

"Kami mengembangkan inovasi dalam pengolahan produk ubi jalar. Para petani juga dibantu memperluas pasar baik di dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan kesejahteraannya," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kata dia, produksi ubi jalar di Kabupaten Kuningan pada 2023 mencapai 108.496 ton. Jumlah tersebut meningkat dari capaian di tahun 2022 yang tercatat sekitar 100.009 ton.

Ia menyampaikan bahwa daerah sentra produksi ubi jalar di Kabupaten Kuningan berada di kawasan Cilimus, Cigandamekar dan sebagian Pancalang.

"Kuningan dikenal sebagai salah satu pusat produksi ubi jalar yang cukup signifikan di Indonesia. Oleh karenanya kami siap meningkatkan produksi komoditas ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan masyarakat di wilayahnya sudah turun-temurun menanam ubi jalar sebagai salah satu bahan pangan substitusi, terutama dalam menu makan pagi.

Pihaknya berkomitmen untuk memprioritaskan pengembangan ubi jalar menjadi komponen penting, pada program diversifikasi pangan untuk mengimbangi kebutuhan pangan masyarakat.

"Kami berharap Kuningan sebagai sentra ubi jalar bisa berkembang dan terus meningkatkan produksi ubi jalar secara berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi mendorong Kabupaten Kuningan bisa meningkatkan produksi ubi jalar untuk kebutuhan ekspor. Sehingga pendapatan dari devisa di sektor ini bertambah.

Dia menambahkan secara nasional luas pertanaman ubi jalar sekitar 80 ribu hektare, dan salah satu daerah sentranya berada di Kuningan.

"Jumlah produksi dalam satu tahun di Indonesia untuk ubi jalar mencapai sekitar 1,5 juta ton dan diekspor sekitar 14 ribu ton per tahun," ujar Suwandi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.