Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Jepara Fasilitasi Sertifikat Halal untuk UMKM Lokal

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 07:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jepara Fasilitasi Sertifikat Halal untuk UMKM Lokal Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Jepara Witiarso Utomo saat melihat produk UMKM lokal di Kabupaten Jepara.

Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terus memfasilitasi kepemilikan sertifikat halal bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya memberikan jaminan mutu dan kepercayaan bagi konsumen.

"Sertifikat halal bukan hanya simbol keagamaan, namun menjadi jaminan kesehatan, keselamatan dan kualitas bagi konsumen," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam kegiatan "Serap Aspirasi dan Temu Konsultasi Layanan Sertifikat Halal" yang digelar di Gedung Shima Jepara, Sabtu (28/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid dan para pelaku UMKM di kota ukir itu.

Menurut dia, kepemilikan sertifikat halal menjadi jaminan bahwa produk itu layak konsumsi.

"Kita ini negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, tetapi ironisnya masih kalah dengan China dalam jumlah produk halal. Maka ini harus kita galakkan. Apalagi sekarang gratis, kalau mandiri biayanya bisa sampai Rp3,5 juta," ujarnya.

Hingga saat ini, kata dia, Pemkab Jepara telah memfasilitasi 10.600 pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal, ke depan jumlah itu akan terus ditingkatkan agar produk lokal bisa bersaing di pasar global.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid juga menyoroti pentingnya keberlanjutan sertifikasi halal.

"Sejak 2024, kami sudah dorong sertifikasi halal di berbagai daerah dan penyerapan di Jepara ini cukup signifikan. Bantuan tak hanya lewat APBN, tetapi juga akan kami usahakan lewat tanggung jawab sosial perusahaan (Coorporate Social Responsibility/CSR) agar semakin banyak UMKM yang bisa terbantu," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jaminan halal penting, bukan hanya untuk yang dimakan tetapi juga yang digunakan sehari-hari. Sertifikasi halal dinilai menjadi pintu masuk UMKM menuju pasar nasional bahkan internasional.

Linda, salah satu peserta program sertifikat halal mengakui syukur karena produknya kini telah bersertifikat halal.

"Tentunya dengan mengantongi sertifikat halal, maka produk saya bisa bersaing di pasaran dan bisa dipasarkan ke berbagai daerah karena dijamin keamanannya," ujar pemilik usaha olahan lele dan katering.

Program sertifikasi halal ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekonomi syariah dan memberdayakan UMKM agar naik kelas dan bersaing secara global, dimulai dari Jepara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.