Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Jayawijaya Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat di 40 Distrik

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Pemkab Jayawijaya Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat di 40 Distrik Doc: antara foto
Ket. Bupati Jayawijaya Atenius Murib

WAMENA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendorong peningkatan literasi bagi masyarakat di 40 distrik di daerah setempat.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan daerah ini perlu memperoleh pendekatan sosial, budaya, tetapi juga pendidikan sehingga mampu meningkatkan wawasan berpikir.

“Pendekatan pendidikan itu sangat penting, terutama literasi baik pengenalan huruf supaya masyarakat di 40 distrik ini bisa membaca dan menulis,” katanya di Wamena, Selasa (17/6).

Menurut dia, sejak dahulu kawasan Jayawijaya atau disebut lembah tidak tersentuh dengan dunia luar atau modernisasi, maka wawasan tentang ilmu pengetahuan terbatas.

“Kami berharap organisasi perangkat daerah atau OPD teknis bisa memprogramkan program literasi di semua distrik. Lembaga non-pemerintah juga bisa membantu dalam peningkatan literasi yang dikemas dalam pendekatan sosial maupun budaya,” ujarnya.

Dia menyebut potensi daerah ini sebagai luar biasa, tanpa adanya ilmu pengetahuan tetapi masyarakat bisa mengelola perkebunan dan pertanian secara baik.

“Apalagi kalau masyarakat tahu tentang teknologi melalui bacaan, maka hasil perkebunan dan pertanian akan lebih baik lagi dikelola. Dasar dari semua itu adalah membaca, pengenalan huruf itu penting sekali,” katanya.

Dia mengatakan masyarakat di setiap distrik dan kampung, baik lanjut usia maupun usia produktif yang belum bisa membaca, perlu didorong untuk dapat membaca dan menulis.

“Lahan-lahan yang luas di lembah ini harus dapat dikelola secara optimal, baik dengan metode sederhana maupun modern. Untuk itu literasi perlu didorong kepada generasi muda maupun orang tua di kampung, supaya teknologi baru tentang pertanian maupun perkebunan bisa diketahui,” ujarnya.

Dia berharap, ada pendataan di setiap kampung untuk mengetahui masyarakat yang belum bisa membaca dan menulis, untuk selanjutnya dibentuk kelompok belajar atau kegiatan literasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.