Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Tertinggi sejak 2023

24 Senin, 07 Jul 2025, 17:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Tertinggi sejak 2023 Doc: Kementerian ESDM
Ket. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur kembali mengalami erupsi eksplosif dengan tinggi kolom mencapai 18.000 meter di atas puncak

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur kembali mengalami erupsi eksplosif dengan tinggi kolom mencapai 18.000 meter di atas puncak. Erupsi kali ini dilaporkan merupakan yang tertinggi sejak tahun 2023.

"Hari ini, tanggal 7 Juli 2025 pukul 11:05 WITA Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi eksplosif dengan tinggi kolom erupsi mencapai 18.000 meter di atas puncak. Erupsi ini disertai suara dentuman kuat dan awan panas dengan jarak luncur mencapai maksimal 5 km ke arah utara dan timur laut," ujar Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid hari ini (7/7) di Jakarta.

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi sejak tanggal 6 Juli 2025 yang terdeteksi dari data visual dan kegempaan yang menunjukkan terjadinya erupsi eksplosif dan gempa tremor menerus.

Jenis gempa lainnya menunjukkan masih terjadinya proses suplai magma dan pergerakan fluida ke permukaan," jelas Wafid.

Selain data kegempaan data, deformasi tiltmeter juga menunjukkan inflasi secara perlahan dalam satu minggu terakhir. Hal ini mengindikasikan terjadinya akumulasi tekanan akibat suplai magma.

Selanjutnya, Wafid meminta masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan sektoral barat daya-timur laut 7 km dari pusat erupsi, sertan tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah.

"Tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih tetap pada Level IV (Awas). Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. Selain itu, masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana agar mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, khususnya pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen," urai Wafid.

Badan Geologi meminta Pemerintah Daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi. Informasi terkini mengenai aktivitas gunungapi dapat diakses melalui situs resmi Magma Indonesia maupun media sosial resmi Badan Geologi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.