Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bandung Tebar 9.000 Benih Ikan, Dorong Ekonomi Warga dan Gizi Anak

📅 Senin, 15 Sep 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Pemkab Bandung Tebar 9.000 Benih Ikan, Dorong Ekonomi Warga dan Gizi Anak Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Pemerintah Kabupaten Bandung menebar ribuan benih ikan di Kolam Retensi Cieunteung, untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (15/9).

KABUPATEN BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat menebar ribuan benih ikan di Kolam Retensi Cieunteung, Baleendah. Langkah ini ditujukan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui budidaya perikanan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama menyebut benih ikan yang ditebar terdiri atas 1.750 ekor ikan nilem, 1.750 ekor ikan tawes, 1.750 ekor ikan grasscarp, 2.000 ekor ikan nila dan 2.000 ekor ikan mas.

“Penyebaran benih ikan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Uka di Bandung, Senin.

Uka menjelaskan keberadaan ikan hasil tebaran nantinya dapat menjadi sumber pangan untuk mendukung Program MBG.

Saat panen, kata dia, jenis ikan seperti mas, nila, atau lele bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan makan bergizi masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan kelompok pembudidaya ikan.

“Maka secara otomatis dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya dari kalangan pembudidaya ikan tersebut," kata Uka.

Selain mendukung MBG, Uka menyebutkan bahwa hasil budidaya ikan masyarakat dapat disinergikan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sehingga pemasaran hasil perikanan bisa lebih terkoordinasi.

“Dengan begitu, nilai tambah dari hasil panen bisa dinikmati masyarakat luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan penyebaran benih ikan juga bertujuan untuk meningkatkan populasi ikan, mengembalikan populasi yang menurun akibat kerusakan habitat, serta menjaga biodiversitas ekosistem perairan.

Menurut Uka, langkah ini juga menjadi bagian dari pengembangan industri perikanan di Kabupaten Bandung, baik untuk konsumsi lokal maupun peluang ekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

41 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.