Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemilu El Salvador, Presiden 'Diktator' Bukele Dipastikan Menang

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu El Salvador, Presiden 'Diktator' Bukele Dipastikan Menang Doc: AFP/Yuri Cortez
Ket. Seorang warga El Salvador menjemur baju di samping gambar grafiti Presiden Nayib Bukele.

SAN SALVADOR - Presiden El Salvador Nayib Bukele dipastikan meraih kemenangan gemilang dalam pemilu hari Minggu (4/2). Perang tanpa batas terhadap geng meningkatkan elektabilitasnya di kisaran 90 persen.

Meskipun ada kekhawatiran mengenai pelanggaran hak asasi manusia, otoriterisme, dan perekonomian, Bukele (42), mendapat dukungan luas untuk menurunkan tingkat pembunuhan di negaranya dan memulihkan keadaan menjadi normal bagi masyarakat yang sudah muak dengan kekerasan.

"Semuanya telah berubah," pengemudi Uber Alberto Serrano (40), mengatakan kepada AFP di ibu kota San Salvador, di mana sekelompok besar tentara bersenjata berpatroli di jalan-jalan pada hari-hari menjelang pemungutan suara.

"Saya tidak bisa bertemu ibu saya selama tujuh tahun karena dia tinggal di daerah yang dikuasai geng yang berbeda dengan tempat saya tinggal. Jika saya pergi ke sana, saya tidak akan pergi lagi," katanya.

"Bahaya ada dimana-mana. Kamu tidak boleh punya tato, bahkan yang artistik sekalipun, karena mereka akan mengira kamu anggota geng lain. Sekarang... kamu bisa bergerak bebas kemanapun kamu suka. Tanpa rasa takut."

Pemerintah Bukele memberlakukan keadaan darurat pada Maret 2022 yang menangguhkan banyak hak-hak dasar.

Aturan tersebut masih berlaku sampai sekarang dan pihak berwenang telah menangkap lebih dari 75.000 tersangka gangster, banyak di antaranya ditahan di penjara baru -- yang terbesar di Amerika -- yang dibangun presiden dalam waktu beberapa bulan.

Sekitar 7.000 orang telah dibebaskan karena kurangnya bukti, namun para aktivis mengatakan banyak orang yang tidak bersalah - termasuk anak di bawah umur - masih berada di balik jeruji besi dalam kondisi yang tidak manusiawi, bahkan menjadi sasaran penyiksaan.

Namun demikian, jajak pendapat Latinobarometro tahun lalu menunjukkan Bukele adalah presiden paling populer di Amerika Latin, dengan 90 persen responden memberinya acungan jempol.

"Satu-satunya ketegangan mungkin adalah... seberapa tinggi perolehan suaranya," kata analis Michael Shifter, dari lembaga pemikir Dialog Inter-Amerika di Washington, kepada AFP.

Minggu ini, presiden milenial yang paham media sosial ini menerbitkan sebuah video di X yang mendesak warganya untuk memilih secara massal untuk menunjukkan kepada dunia bahwa "Rakyat Salvador meratifikasi jalan ini."

"Negara kita telah berubah, tidak ada yang bisa menyangkalnya. Tugas kita pada hari Minggu ini adalah memastikan bahwa perubahan ini bertahan selamanya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.