Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemilu 2024 Uji Kematangan Demokrasi Indonesia

📅 Senin, 28 Nov 2022, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu 2024 Uji Kematangan Demokrasi Indonesia Doc: istimewa
Ket. Guru Besar Bidang Sosial dan Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr. H. Budi Suryadi

BANJARMASIN - Guru Besar Bidang Sosial dan Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr. H. Budi Suryadi mengatakan kematangan demokrasi Indonesia diuji saat Pemilu 2024.

"Pemilu mendatang menjadi lompatan besar bangsa ini dalam berdemokrasi, namun justru momen ini kita diuji," kata dia di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akhir pekan kemarin.

Menurut Prof. Budi, pemilu Indonesia yang besar diikuti ratusan juta pemilih tak hanya diukur dari sukses penyelenggaraan, namun juga kualitas dari proses dan hasilnya.

Berkaca pada pengalaman Pemilu 2019, maka Budi berharap seluruh masyarakat dapat menjadi garda terdepan membantu bangsa ini mencegah keretakan akibat perbedaan pilihan politik.

Diharapkan upaya-upaya dalam mencegah adanya perpecahan bangsa yang dipicu polarisasi identitas dapat dimasifkan.

Kemudian diingatkan pula perbedaan pilihan åhanya sebatas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), selebihnya kembali bersatu hidup rukun dan mendukung siapa pun pemimpin terpilih termasuk wakil rakyat di legislatif.

"Kita harapkan masyarakat semakin dewasa, semuanya bisa menyambut pemilu dengan riang gembira karena ini pesta demokrasi selayaknya dirayakan sebagai kemenangan bersama untuk menciptakan roda pemerintahan ke depan," jelas Dekan Fisip ULM itu.

Sebagaimana diketahui Pemilu Serentak 2024 dimulai Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) pada 14 Februari 2024 berbarengan dengan Pemilu Legislatif (Pileg) untuk memilih anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD RI. Kemudian pada 27 November 2022 digelar Pilkada untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota.

Kedaulatan Bangsa

Terpisah, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan kedaulatan bangsa perlu ditopang dengan demokrasi yang sehat sehingga rakyat tidak mudah di adu domba dan dipecah belah.

"Bangsa Indonesia kental dengan sikap gotong royong dan kekeluargaan. Maka dengan modal ini kita harus tunjukkan bahwa rasa nasionalisme rakyat Indonesia kuat dalam menjaga kedaulatan," kata Prabowo saat menjadi pembicara pada Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di kota Palu, Sabtu.

Menurut dia, Indonesia memiliki nilai-nilai luhur dalam menjalankan demokrasi, olehnya elite-elite politik tidak perlu saling bersitegang, karena demokrasi yang dijalankan tujuannya hanya satu yakni untuk memakmurkan rakyat.

Ia mengajak semua elemen bangsa merapatkan barisan untuk merawat persatuan dan kesatuan serta menegakkan demokrasi yang baik sesuai karakter bangsa. "Semangat menegakkan demokrasi jangan hanya dengan ucapan, tetapi harus ditindaklanjuti dengan perbuatan dan sikap patriotik, harus dijiwai," ucap Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Laga Meksiko V...
Megapolitan
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan...

Aset Negara Harus Diselamatkan, Hotel Sultan Dieksekusi

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Aset Negara Harus Diselamat...

Iran Akan dibombardir Selama Dua Tahun Penuh

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Iran Akan dibombardir Selam...

Piala Dunia, Swiss Yakin Akan Gulung Bosnia  

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Swiss Yakin Ak...

Ekspor Kakao Tetap Berjalan Baik dan Bahkan Tumbuh

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ekspor Kakao Tetap Berjalan...

Makassar Klaim Akan Sukses Verifikasi SPMB

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makassar Klaim Akan Sukses ...
Megapolitan
Wali Kota Depok: Berikan Da...

Tiga Negara Super Power Ini Harus Hancurkan Nuklir

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Tiga Negara Super Power Ini...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.