Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kaji Rencana Masukkan Vaksin Influenza ke Program Nasional

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 18:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kaji Rencana Masukkan Vaksin Influenza ke Program Nasional Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Influenza Tipe A.

Jakarta - Kementerian Kesehatan mengatakan pihaknya akan membuat berbagai kajian agar dapat memasukkan vaksin influenza sebagai bagian dari program imunisasi nasional.

"Jadi vaksinasi influensa itu sudah ada izin edarnya ya, bahkan ada yang produk kita sendiri. tetapi memang belum masuk ke dalam program imunisasi nasional. Jadi masih sangat dibutuhkan perjuangan," kata Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan Prima Yosephine di Jakarta, Kamis (30/10).

Kajian-kajian ini, katanya, untuk menilai prioritas penyakit yang harus disediakan vaksinnya, juga untuk mengetahui kesiapan negara untuk memberikan vaksin kepada warganya. Adapun saat ini, katanya, pelaksanaan vaksinasi influenza masih dilakukan secara mandiri melalui fasilitas kesehatan.

Pihaknya menganjurkan publik, terutama kelompok rentan, untuk mendapatkan vaksin influenza setiap tahun, agar mendapatkan perlindungan spesifik terhadap penyakit tersebut.

"Di samping itu tentu yang tadi untuk meningkatkan daya tahannya, terus kemudian bagaimana pola hidup yang bersih dan sehat tadi, termasuk menghimbau untuk masyarakat Indonesia, kalau memang Anda sedang merasakan atau sedang bergejala, ada batuk, ada mungkin pilek, mohon untuk bisa memakai masker," katanya.

Dia menyoroti bahwa saat ini tipe influenza yang sedang naik adalah AH3, yang memiliki pola musiman.

Meski tipe AH3 tidak akan berkembang ke ranah pandemi, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah untuk mencegah penyebarannya.

"Jadi yang paling utama adalah tentu kita harus terus bisa memantau dengan sistem surveilans yang kuat agar kita tidak lengah tentunya menata laksana kasus-kasus yang ada," katanya.

Dia mengatakan, penguatan surveilans penting, mengingat ada kelompok rentan yang cukup besar, yakni 21,9 juta orang, dan sebanyak 8,5 juta tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau.

Indonesia, katanya, memiliki sekitar 10 ribu puskesmas, 3 ribu RS, 5 ribu praktik dokter, 11 ribu klinik swasta, dan hampir 300 ribu pos pelayanan terpadu. Menurut dia, modal tersebut bisa digunakan untuk memantau situasi influenza di Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga menguatkan surveilans di pintu-pintu masuk negara.

"Untuk penanggulangannya sendiri, strateginya itu memang harus komprehensif, mulai dari pencegahannya, kemudian melakukan deteksi dini, lalu melakukan respons, penanganan, dibantu dengan itu untuk menanggulangi penyakitnya, dibantu dengan promosi kesehatan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menciptakan materi-materi untuk komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat, misalnya melalui pengendalian faktor risiko dengan ASI eksklusif, peningkatan gizi, tidak merokok, menjaga kesehatan lingkungan, pola hidup bersih dan sehat, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

"Menggunakan masker bagi masyarakat yang memang sudah ada batuk, ada flu, pakai masker, kemudian menerapkan etika batuk dan bersin ketika kita berada di tengah-tengah keramaian, lalu memang sudah ada imunisasinya atau vaksinasinya untuk influenza ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.