Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemberdayaan Masyarakat, OIKN Semangati Petani Lokal Jadi Tuan Rumah Pemenuhan Pangan IKN

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberdayaan Masyarakat, OIKN Semangati Petani Lokal Jadi Tuan Rumah Pemenuhan Pangan IKN Doc: ANTARA/HO-Humas OIKN
Ket. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna A. Safitri (kiri).

Nusantara - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memberikan semangat bagi petani lokal menjadi tuan rumah yang baik dan siaga dalam pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga IKN, sehingga ke depan bahan pangan tidak perlu didatangkan dari luar daerah.

"Petani di Ibu Kota Nusantara (IKN) harus menjadi tuan rumah untuk pemenuhan pangan warga IKN ke depan. Pertanian model perkotaan yang kini dikembangkan para petani selain menambah ruang hijau juga harus mampu mendukung ketahanan pangan di IKN," ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna A. Safitri di Nusantara, Kamis.

Hal ini ia sampaikan karena hingga kini masih ada beberapa bahan pangan untuk warga Kalimantan Timur, termasuk untuk warga Sepaku yang merupakan kawasan Nusantara, didatangkan dari luar daerah, sehingga ke depan kebutuhan pangan ini bisa dipenuhi dari lokal.

Untuk itu, pihaknya telah dan sedang melakukan pelatihan bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan kualitas aneka produk bahan pangan lokal, kemudian melakukan pertemuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan yang telah dilakukan pelatihan beberapa kali di tahun lalu.

Salah satunya adalah evaluasi melalui Direktorat Ketahanan Pangan OIKN, yakni evaluasi yang dikemas dalam bentuk pertemuan santai bersama petani se- Kecamatan Sepaku, berupa Temu Petani Hidroponik, digelar pada Selasa- Rabu (30 April dan 1 Mei 2024) di Balai Pertemuan Desa Bumi Harapan dan Sukaraja.

Pertemuan dua hari tersebut dihadiri oleh petani hidroponik melon dan sayur-sayuran berjumlah sekitar 50 orang. Pada temu tani ini para petani melakukan pembahasan terkait evaluasi budidaya melon hidroponik metode Fertigasi - Drip Irigation yang telah dilaksanakan.

Evaluasi dilakukan agar pada musim kedua bisa berjalan lebih baik lagi dari sisi pertumbuhan produksinya, termasuk untuk meningkatkan keterampilan petani pengelola.

Di kesempatan itu para petani sayur hidroponik melakukan pembahasan tentang penataan produksi dan pemasaran yang efisien dan menguntungkan bagi petani.

Para petani berkomitmen dalam mengembangkan pertanian hidroponik di IKN, salah satunya dengan membentuk wadah petani sebagai alat koordinasi bersama agar mampu menjawab persoalan penataan produksi dan aspek pemasaran, sehingga petani bisa diuntungkan.

Untuk memperkaya wawasan peserta, temu tani ini menghadirkan sejumlah praktisi dan penggiat pertanian hidroponik dan usaha tani terpadu, diantaranya Budi dari P4S Nusantara, Abdullah Ghusai dan Muhtadin selaku inovator dari Joglo Tani Kolong Langit.

Dalam kesempatan itu, Setia Lenggono sebagai Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Sumber Daya Pangan, menegaskan tentang pentingnya peran petani yang terorganisir dan dibekali keterampilan teknis budidaya dengan teknologi modern, sehingga petani di IKN menjadi ramah dengan perkembangan teknologi pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.