Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemberantasan Narkotika, Kepala BNN Sebut Ikrar Antinarkoba Benteng Ketahanan Ancaman Narkoba

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberantasan Narkotika, Kepala BNN Sebut Ikrar Antinarkoba Benteng Ketahanan Ancaman Narkoba Doc: ANTARA/HO-BNN RI
Ket. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Marthinus Hukom dalam konferensi pers di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (15/10/2024).

Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Marthinus Hukom menyebutkan ikrar antinarkoba merupakan benteng ketahanan terhadap ancaman narkoba yang masuk dari luar wilayah Indonesia.

Ikrar yang dengan lantang diserukan oleh elemen masyarakat, kata dia, merupakan bentuk keteguhan komitmen dalam menjaga wilayah dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"BNN dengan TNI, Polri, serta Bea dan Cukai melakukan pengawasan dan pengamanan wilayah-wilayah perbatasan Indonesia serta memperkuat intelijen untuk mencegah masuknya narkotika dari luar negeri," ujar Marthinus di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (15/10), seperti dikutip dari keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Maka dari itu, dia menegaskan bahwa ikrar antinarkobadengan tokoh agama dan tokoh masyarakat penting, tak terkecuali yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Timur.

Sebanyak 475 orang yang terdiri atas unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda wilayah Jawa Timur berkumpul di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (15/10), untuk mengikrarkan antinarkoba sebagai bentuk kesadaran kolektif dalam upaya mewujudkan Madura Bersinar (Bersih Narkoba).

Marthinus tak menampik bahwa Madura merupakan salah satu kawasan rawan narkoba yang tidak hanya dilihat dari angka prevalensi penyalahguna narkobanya, tetapi juga dari jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap.

Atas kesadaran dan komitmen masyarakat Madura dengan seluruh elemen di dalamnya, Kepala BNN RI berharap wilayah Madura dapat terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dengan begitu, lanjut dia, Madura dapat kembali melahirkan berbagai tokoh besar yang disegani dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara.

"Ingat, ikrar ini merupakan komitmen kepada diri kita, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa. Mulailah dari diri sendiri untuk mengatakan tidak pada narkoba," katanya menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.