Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Nagan Raya Gandeng BPN untuk Percepat Ukur Lahan

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 15:43 WIB | Oleh:
Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Nagan Raya Gandeng BPN untuk Percepat Ukur Lahan Doc: ANTARA/HO-Dok. Pemkab Nagan Raya
Ket. Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan bersama sejumlah pejabat meninjau lahan seluas delapan hektare, guna dilakukan pengukuran untuk pembangunan sekolah rakyat berlokasi di Desa Cot Kuta, Kecamatan Suka Makmue, kabupaten setempat, Rabu (23/4).

NAGAN RAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kantor Pertanahan Nagan Raya untuk mempercepat proses pengukuran lahan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kita gandeng BPN dan Kantor Pertanahan Nagan Raya agar pengukuran untuk Sekolah Rakyat ini segera dilaksanakan dan dituntaskan,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan dalam keterangan yang diterima Antara, Jumat (25/4).

Ia menyebutkan lahan yang sudah disiapkan Pemkab Nagan Raya untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut seluas delapan hektare.

Ada pun lokasinya berada di Desa Cot Kuta, Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, atau persisnya di belakang Kantor Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Teuku Raja Keumangan mengatakan upaya pengukuran lahan ini merupakan langkah awal Pemkab Nagan Raya dalam mendukung realisasi pembangunan Sekolah Rakyat, yang merupakan program strategis bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

“Harapannya agar proses pengukuran tanah negara yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dapat dilakukan secara tepat dan akurat,” kata Teuku Raja Keumangan.

Ia mengatakan pemerintah daerah berharap seluruh tahapan pengukuran tanah dapat berjalan dengan lancar, sehingga Sekolah Rakyat dapat segera berdiri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya.

Nantinya di sekolah ini akan menyediakan pendidikan gratis yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan peserta didik berasal dari kategori Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.