Pembangunan Masjid Jami Al Quddus di Depok Batal, DPRD Pertanyakan Alasannya
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, Jawa Barat, Ade Supriatna, mempertanyakan pembatalan pembangunan Masjid Jami Al Quddus di Jalan Margonda dengan alasan merupakan program pemerintahan kota sebelumnya meskipun telah dianggarkan dan direncanakan sebagai bagian dari kebutuhan warga.
"Program pembangunan yang sudah tertuang dalam dokumen resmi negara seharusnya tidak dibatalkan hanya karena pergantian pemerintahan," katanya di Kota Depok, Rabu (13/11).
Ia mengatakan periodisasi kepemimpinan seharusnya menjamin kesinambungan pembangunan.
Untuk itu, menurut Ade, kedewasaan politik dan keberlanjutan pembangunan, terutama dalam konteks perubahan kepemimpinan daerah, merupakan hal yang penting.
"Pemimpin yang baru sebaiknya menghormati apa yang sudah direncanakan pendahulunya, sehingga pembangunan Kota Depok akan berjalan lebih mulus dan berkelanjutan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ade Supriatna yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Depok menyatakan komitmen untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang bersih, peduli, dan profesional dalam membangun Kota Depok yang lebih maju dan bermartabat.
"Dengan semangat kolaborasi dan kedewasaan politik, PKS melalui kader-kader terbaiknya di DPRD Kota Depok berkomitmen untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang bersih, peduli, dan profesional," kata Ade Supriatna.
Ia mengingatkan pemimpin daerah yang meskipun berasal dari partai politik, ketika sudah menjadi pejabat publik, harus tampil sebagai negarawan berpikir untuk melayani seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ade Supriyatna menjelaskan berbagai pencapaian positif Pemerintah Kota Depok, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Tiga komponen tersebut merupakan indikator utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus mengalami kemajuan.
Ade memberikan apresiasi Pembangunan Depok Open Space (DOS) di depan Balai Kota Depok yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya dilanjutkan dengan berbagai kegiatan masyarakat hingga penerapan Car Free Day di Jalan Margonda.
"Ini merupakan keberlanjutan yang perlu diberi apresiasi," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!