Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan IKN Diklaim Bermanfaat bagi Masyarakat

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 12:33 WIB | Oleh:
Pembangunan IKN Diklaim Bermanfaat bagi Masyarakat Doc: ist
Ket. basuki klaim ikn bermanfaat

JAKARTA – Meski tersendat-sendat dan belum jelas masa depannya, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diklaim bermanfaat bagi masyarakat. Otorita IKN memastikan pembangunan IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. 

"Pembangunan IKN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui pendekatan inklusif," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Minggu, ketika ditanya menyangkut pemberdayaan masyarakat sekitar ibu kota negara baru Indonesia di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Diupayakan masyarakat sekitar tidak hanya sebagai penerima, tetapi juga sebagai pelaku utama pertumbuhan ekonomi kawasan, lanjut dia, arah pembangunan mencakup seluruh wilayah, termasuk bagi masyarakat di wilayah delineasi IKN.

"Potensi yang dimiliki masyarakat di pesisir juga perlu didorong naik kelas melalui penguatan nilai tambah produk," tambahnya. Otorita IKN melakukan pemberdayaan dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan IKN, termasuk melalui penguatan potensi ekonomi lokal di wilayah pesisir.

Salah satunya kawasan tambak di wilayah Tanjung atau Desa Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, bagian dari wilayah delineasi IKN yang memiliki potensi besar dikembangkan sebagai desa wisata.

Kawasan tambak tersebut juga bisa menjadi pusat produksi pangan berbasis sumber daya lokal, seperti bandeng, udang, dan rumput laut, jelas dia, pengembangan dilakukan sejalan dengan diversifikasi ekonomi dalam kerangka Superhub Ekonomi Nusantara (SEN).

"Ada juga makanan ringan produk pelaku usaha lokal seperti amplang udang dan kepiting," ucapnya lagi. Sektor tersebut penting untuk memastikan langkah diversifikasi sektor ekonomi di ibu kota negara baru Indonesia, dapat terlaksana dalam waktu dekat sesuai target pengembangan SEN.

Produk yang dihasilkan masyarakat lokal direncanakan ke depan bukan lagi produk sederhana, melainkan produk lanjutan yang dapat digunakan untuk penambahan zat gizi mikro/vitamin dan mineral (fortifikasi) pangan.

"Fortifikasi pangan itu seperti bubuk protein dari bandeng dan udang, juga bahan dasar bagi kosmetik dan farmasi dari rumput laut," kata Basuki Hadimuljono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.