Pelajar RI di Tunisia Perkuat Kepedulian Sosial di Masyarakat
📅 Jumat, 03 Okt 2025, 16:25 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
JAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi menegaskan intelektualisme dan kepedulian sosial sebagai fondasi kepemimpinan sejati.
“Para pendiri bangsa seperti Bung Hatta, Bung Karno, dan Sjahrir membuktikan bahwa kepemimpinan lahir dari kombinasi intelektualisme dan aktivisme,” kata Zuhairi dalam keterangan tertulis Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan pada pelantikan pengurus PPI Tunisia periode 2025-2026 di Tunis, Rabu (1/10).
Menurutnya, pengalaman berorganisasi menumbuhkan rasa peduli dan melatih kemampuan memimpin, menjadi bekal penting bagi kaum muda membangun masa depan bangsa.
Zuhairi menambahkan, sejarah Indonesia tak lepas dari peran pemuda terpelajar, baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang berkontribusi pada lahirnya gagasan kebangsaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menekankan mahasiswa harus mampu berpikir jauh ke depan, menyiapkan gagasan, dan menguasai bahasa asing untuk menjadi cendekiawan yang mampu menghadirkan solusi bagi bangsa.
“Pemimpin sejati bukan hanya mengkritik, tetapi juga memberi jawaban. Kunci kebahagiaan dunia dan akhirat adalah ilmu. Karena itu, mahasiswa perlu rajin membaca, berdiskusi, dan berinteraksi dengan buku, bukan semata mengandalkan teknologi seperti AI,” ujarnya.
Pelantikan pengurus PPI Tunisia periode 2025-2026 di Tunis berlangsung dengan tema “Bergerak Bersama, Tumbuh Bersama”. Muhammad Syarifuddin Lc terpilih sebagai ketua organisasi tersebut. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!