Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBNU Serahkan Anugerah 1 Abad NU pada Tokoh Pejuang NU

📅 Rabu, 01 Feb 2023, 17:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBNU Serahkan Anugerah 1 Abad NU pada Tokoh Pejuang NU Doc: ANTARA/HO-Humas PBNU
Ket. Mantan ketua umum PBNU K.H .Said Aqil Siroj (kanan) bersama K.H. Ahmad Mustofa Bisri di Jakarta, Selasa (31/1/2023).

Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerahkan Anugerah 1 Abad Nahdlatul Ulama kepada para mantan ketua umum sebagai tokoh dengan kategori pejuang NU.

Para tokoh yang pernah mengemban amanah sebagai ketua umumPBNU dari masa ke masa menerima penghargaan tersebut, mulai K.H.Hasan Gipo hingga K.H.Said Aqil Siroj.

"Sungguh sangat membahagiakan bagi saya, ketika saya mendapatkan kehormatan menerima piagam penghargaan sebagai salah satu mantan ketua umumTanfidziyah PBNU periode 2010-2021," kata Said Aqil Sirojdalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Secara simbolis, Said Aqil sebagai salah satu tokoh yang pernah mengemban amanah sebagai ketua umumPBNU diminta naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan yang diserahkan secara langsung olehMustasyar PBNU sekaligus Dewan Juri Anugerah 1 Abad NU K.H.Ahmad Mustofa Bisri.

Dari atas panggung Said Aqil menyampaikan rasa haru dan bahagia karena menerima anugerah dalam rangka peringatan Harlah 1 Abad NU itu.

Dalam kesempatan itu, Saidjuga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia peringatan Harlah 1 Abad NU. Dia juga mendoakan agar NU lebih maju dan sukses.

"Kuncinya solid dan satu barisan dalam menghadapi tantangan," kata tokoh NU kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 3 Juli 1953 itu.

Di masa mendatang, lanjutnya, tantangan yang dihadapi NU akan jauh lebih berat. Namun, jika semua pihak solid dan bisa menyatukan barisan, maka tantangan itu pasti bisa dihadapi.

"InsyaAllah kalau kita solid, satu barisan, semua tantangan besar akan menjadi kecil," tambahnya.

Dia juga yakin di bawah kepemimpinan Rais Aam PBNUK.H.Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNUK.H.Yahya Cholil Staqufsaat ini, NU akan lebih banyak mendapatkan keberkahan.

"Denganhimmahdanadzimah(kemauan yang kuat),insyaAllahKiai Miftah dan Gus Yahya akan mampu membawa NU lebihbarakah, lebih baik, lebih sukses dari masa-masa yang lalu," harapnya.

Selain Said Aqil Siroj, nama-nama lain penerima Anugerah NU ialah K.H.Hasan Gipo(Ketua Umum PBNU 1926-1929), K.H.Achmad Noor(Ketua Umum PBNU1929-1937), K.H.Machfudz Siddiq(Ketua Umum PBNU1937-1946, K.H.Nahrawi Thohir (Ketua Umum PBNU 1946-1951), K.H.Abdul Wahid Hasyim (Ketua Umum PBNU 1951-1954), dan K.H.Muhammad Dahlan (Ketua Umum PBNU 1954-1956).

Selanjutnya, K.H.Idham Cholid (Ketua Umum PBNU 1956-1984), K.H.Abdurrahman Wahid (Ketua Umum PBNU 1984-1999), serta terakhir K.H.Hasyim Muzadi(Ketua Umum PBNU1999-2010).

Ketua umum merupakan jabatan tertinggi di jajaran Tanfidziyah PBNU. Dalam ensiklopedia NU, disebutkan bahwa ketua umum bertugas melaksanakan seluruh kebijakan dan program yang telah digariskan jajaransyuriyahPBNU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.