Panglima TNI: Persatuan Membawa Kemakmuran Sedangkan Kebencian Membawa Keruntuhan
📅 Senin, 09 Jan 2023, 16:15 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Istimewa
JAKARTA - Menjaga kerukunan dan membangun kesadaran akan pentingnya perdamaian, persatuan dan kesatuan seluruh anak bangsa agar pembangunan nasional dapat berjalan lancar. Sejarah dunia telah membuktikan persatuan akan membawa kemakmuran sedangkan kebencian akan membawa keruntuhan.
Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, pada acara jamuan makan malam bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Papua, di Mako Polda Papua baru, Jayapura, Papua, Minggu (8/1).
Menurut siaran persnya, Panglima TNI mengatakan terdapat banyak tantangan yang harus diselesaikan. Hal tersebut tidak bisa selesai dengan sendirinya, harus dihadapi secara bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua.
"Kita harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas masyarakat Papua, meliputi kualitas pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja serta kualitas kehidupan, agar masyarakat Papua dapat lebih berperan dalam membangun daerahnya," kata Panglima TNI.
Laksamana TNI Yudo Margono mengajak semua pihak untuk mengesampingkan ego sektoral dan perbedaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita adalah sistem yang saling mendukung. Ibarat jam tangan, ada jarum penunjuk jam, ada jarum penunjuk menit, dan ada pula roda-roda di belakangnya yang saling bekerja dalam harmoni," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Panglima TNI menekankan tujuan kunjungannya bersama Kapolri dan seluruh petinggi TNI adalah untuk menyerap aspirasi dari para Bapak dan Ibu Tokoh Masyarakat sekalian. "Kami terbuka untuk segala saran dan masukan demi kemajuan Papua dan demi kemajuan Indonesia," pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut, di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Pejabat Utama TNI dan Polri, Pejabat Utama Pemerintah Daerah Provinsi Papua, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Papua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!