Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panglima TNI: Negara Telah Percayakan Kedaulatan Negara Kepada TNI

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 06:16 WIB | Oleh:
Panglima TNI: Negara Telah Percayakan Kedaulatan Negara Kepada TNI Doc: Istimewa
Ket. Pengarahan Panglima TNI bertempat di ruang Vicon Wisma A. Yani, Jl. Taman Suropati Jakarta Pusat, Senin (1/5).

JAKARTA - Negara dan rakyat telah mempercayakan keutuhan dan kedaulatan negara kepada TNI, perlu dipertanggungjawabkan dengan tugas TNI yang maksimal dan jangan digoyahkan oleh oknum-oknum dengan perilaku karena hati yang pongah.

Demikian ditegaskan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, dalam pengarahannya ke Pejabat Utama Mabes TNI, Pejabat Utama Mabes Angkatan dan segenap Panglima / Komandan Komando Utama jajaran TNI, bertempat di ruang Vicon Wisma A. Yani, Jl. Taman Suropati Jakarta Pusat, Senin (1/5).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh tiga Kepala Staf yakni KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Penegasan Laksamana TNI Yudo Margono itu dilatarbelakangi adanya kejadian yang mengganggu sinergitas antara TNI-Polri beberapa waktu terakhir ini. Kejadian bentrok, arogansi, dan emosi yang diawali hal sepele akan menyakiti hati rakyat dan akan mempengaruhi kepercayaan rakyat.

"Diperlukan kehadiran para pemimpin untuk menyelesaikan setiap masalah di wilayahnya. Bila tidak diatasi maka merugikan kita semua. Pertahankan kepercayaan rakyat yang saat ini masih tertinggi terhadap TNI," jelas Panglima TNI.

"Pedomani dalam tugas agar tegas, tidak arogan dan humanis. Keberhasilan sinergitas TNI dan Polri yang menjadi sejarah baik, jangan dikotori oleh oknum atas kejadian akibat arogansi dan tidak taat hukum," ungkap Panglima TNI.

Pada akhir pengarahannya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memberikan penekanan agar seluruh prajurit TNI dalam menjalankan tugas dan kewajiban menjaga kepercayaan negara dan rakyat dengan profesional dan penuh tanggung jawab.

"Pimpinan satuan jajaran TNI agar terus mempertajam rantai komando dengan tidak mudah terprovokasi, tegakan reward dan punishment, laksanakan pengawasan melekat (Waskat) dan cegah, deteksi dini serta laporkan ke komando atas," ucapnya

"Libatkan dinas hukum agar prajurit melek hukum. Bina, bimbing, arahkan prajurit agar memiliki jiwa korsa positip. Jaga soliditas TNI Polri dan instansi lainya," jelas Laksamana TNI Yudo Margono.

Laksamana TNI Yudo Margono memerintahkan para pimpinan satuan jajaran TNI agar bisa mengatasi segala persoalan dengan cepat agar tidak melebar dan menjalar, laksanakan tugas yang humanis dan tidak arogan terhadap rakyat.

"Tanamkan loyalitas tegak lurus. Semua itu adalah tanggung jawab Panglima, Komandan dan Kepala satuan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.