Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Padang Pariaman Atasi Banjir Menahun di Perumahan Secara Swadaya: Gotong Royong Bersama Masyarakat

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Padang Pariaman Atasi Banjir Menahun di Perumahan Secara Swadaya: Gotong Royong Bersama Masyarakat Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama masyarakat, TNI, Polri, dan perusahaan swasta membersihkan aliran Sungai Batang Ulakan secara swadaya untuk mengatasi banjir menahun di Kecamatan Ulakan Tapakis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat bersama TNI, Polri, BUMN, perusahaan swasta, dan masyarakat membersihkan kawasan perumahan dan aliran sungai di Kecamatan Batang Anai guna mengatasi banjir menahun di perumahan padat penduduk di daerah itu secara swadaya.

"Saya sangat prihatin. Setiap hujan dua hingga tiga jam saja air langsung naik dan membanjiri rumah-rumah warga," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat pelaksanaan Gotong Royong Akbar Jilid II di Batang Anai, Rabu.

Ia mengatakan banjir yang terjadi di Batang Anai khususnya kawasan Perumahan Kasai Permai sudah terjadi bertahun-tahun sehingga harus ditangani segera.

Menurutnya upaya yang dapat dilakukan di tengah keterbatasan anggaran daerah dan ditambah dengan penerapan efisiensi dari pemerintah pusat ialah berkolaborasi dengan berbagai pihak.

"Kita tidak bisa terus membiarkannya. Maka, melalui goro (gotong royong) ini kita berikhtiar bersama mengurangi dampak banjir,” katanya.

Ia menyampaikan gotong royong yang dilaksanakan yaitu dengan normalisasi sungai dan pembersihan material yang menjadi potensi air meluap dan menggenangi kawasan perumahan.

"Semua ini adalah hasil sinergi. Tidak ada satu rupiah pun dari APBD. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," katanya.

Rencananya, kata dia kegiatan yang mengerahkan sejumlah ekskavator, belasan gergaji mesin, dan ratusan orang itu dilaksanakan selama dua hari yaitu hari ini Rabu dan Kamis, (19/6) besok.

Diharapkan dengan pengerahan alat berat tidak saja mempermudah aksi itu namun juga mempercepat pengerjaan, kata dia.

Diketahui Gotong Royong Jilid I dilaksanakan beberapa bulan lalu di kawasan Kecamatan Ulakan Tapakis karena daerah itu juga langganan banjir. Aksi itu pun mendapat respon positif dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Hingga saat ini hasil gotong royong tersebut masih menunjukkan perkembangan positif karena belum ada informasi adanya banjir.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengapresiasi Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat dan sejumlah pihak yang melakukan mitigasi bencana banjir di kawasan Kecamatan Ulakan Tapakis dengan cara swadaya pada pertengahan April 2025.

"Itu bagus, karena Indonesia luas kalau pun kekuatan BNPB 10 kali lipat dari sekarang tidak akan mampu menangani bencana sendiri sehingga perlu keterkaitan semua pihak," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat diminta menanggapi hal tersebut ketika meninjau infrastruktur rusak akibat bencana di Padang Pariaman.

Ia mengatakan dalam penanganan bencana tidak saja dapat dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah namun banyak pihak di antaranya pelaku usaha, masyarakat, media, dan swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.