Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OpenAI Tangguhkan Pengembang Bot untuk Kandidat Presiden AS Dean Phillips

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 10:04 WIB | Oleh:
OpenAI Tangguhkan Pengembang Bot untuk Kandidat Presiden AS Dean Phillips Doc: CNA/Reuters
Ket. Kandidat presiden dari Partai Demokrat Perwakilan AS Dean Phillips (D-MN) berbicara pada acara kampanye menjelang pemilihan pendahuluan presiden New Hampshire di Nashua, New Hampshire, AS, 20 Januari 2024.

WASHINGTON - Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI melarang pengembang bot yang meniru calon presiden dari Partai Demokrat, Dean Phillips, sebuah tindakan pertama yang diambil pembuat ChatGPT sebagai respons atas penyalahgunaan alat AI dalam kampanye politik.

Washington Post melaporkan, Dean.Bot merupakan gagasan dari pengusaha Silicon Valley Matt Krisiloff dan Jed Somers, yang telah memulai PAC super yang mendukung Phillips menjelang pemilihan pendahuluan di New Hampshire pada Selasa. PAC telah menerima 1 juta dollar AS dari manajer hedge fund Bill Ackman, miliarder yang memimpin tuntutan untuk menggulingkan presiden Universitas Harvard, Claudine Gay.

Bot ini didukung oleh perangkat lunak percakapan ChatGPT OpenAI, yang telah disediakan oleh perusahaan untuk pengembang luar.

PAC super, yang disebut We Deserve Better, telah mengontrak perusahaan rintisan AI Delphi untuk membuat bot tersebut.OpenAI menangguhkan akun Delphi pada Jumat malam sebagai tanggapan terhadap berita Washington Post di SuperPAC. Peraturan OpenAI melarang penggunaan teknologinya dalam kampanye politik.Delphi menghapus Dean.Botsetelah akun ditangguhkan.

"Siapa pun yang membangun dengan alat kami harus mengikuti kebijakan penggunaan kami," kata juru bicara OpenAI Lindsey Held dalam sebuah pernyataan.

"Kami baru-baru ini menghapus akun pengembang yang dengan sengaja melanggar kebijakan penggunaan API kami yang melarang kampanye politik, atau meniru identitas seseorang tanpa izin."

Dean.Bot, yang dapat berkomunikasi dengan pemilih secara real-time melalui situs web, merupakan penggunaan awal teknologi baru yang menurut para peneliti dapat menyebabkan dampak buruk yang signifikan terhadap pemilu.

Bot tersebut menyertakan penafian yang menjelaskan bahwa itu adalah alat AI dan bukan Dean Phillips yang asli, dan mengharuskan pemilih menyetujui penggunaannya.Namun para peneliti mengatakan kepada The Post bahwa teknologi semacam itu dapat membuat orang menerima alat yang berbahaya, bahkan ketika penafian sudah ada.

Para pendukungnya, termasuk We Deserve Better, berpendapat bahwa bot, jika digunakan secara tepat, dapat mengedukasi pemilih dengan memberi mereka cara yang menghibur untuk mempelajari lebih lanjut tentang seorang kandidat.

Tanpa penyangkalan, kata para ahli,teknologi ini dapat memungkinkan robocall massal kepada pemilih yang mengira mereka sedang berbicara dengan kandidat atau pendukung sebenarnya.Sistem AI juga dapat menghasilkan disinformasi dalam iklan atau konten, seperti situs web palsu, dalam skala besar.

Setelah The Post menanyakan We Deserve Better tentang larangan OpenAI pada hari Kamis, Krisiloff mengatakan dia telah meminta Delphi untuk menghapus ChatGPT dari bot dan sebagai gantinya mengandalkan teknologi sumber terbuka yang juga menawarkan kemampuan percakapan yang telah dimasukkan ke dalam desain bot.

Bot tersebut tetap tersedia untuk umum tanpa ChatGPT hingga Jumat malam, ketika Delphi menghapus bot tersebut sebagai tanggapan atas penangguhan tersebut, kata Krisiloff.

Krisiloff tidak memberikan komentar lebih lanjut.Delphi tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Krisiloff adalah mantan kepala staf CEO OpenAI Sam Altman.Altman telah bertemu dengan Phillips tetapi tidak terlibat dalam super PAC, kata Krisiloff.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.