Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OJK Desak Bank Digital Berbunga Tinggi Tingkatkan Perlindungan Nasabah

📅 Minggu, 17 Mar 2024, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Desak Bank Digital Berbunga Tinggi Tingkatkan Perlindungan Nasabah Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae berbicara dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Bulan Februari 2024 di Jakarta, Senin (4/3/2024).

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank digital untuk memperkuat perlindungan nasabah, mengingat banyak yang menerapkan bunga yang tinggi melebihi yang ditanggung Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar menarik nasabah dan meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) mereka.

"Berkaitan dengan dana yang tidak dijamin LPS, OJK senantiasa mendorong penerapan pelindungan nasabah yang meliputi transparansi, edukasi konsumsi, pengawasan dan regulasi, serta perlindungan data," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Jakarta, Jumat (15/3).

Dia mengatakan bahwa pihaknya mendorong perbankan untuk memberikan informasi yang jelas dan lengkap, termasuk apakah produk tersebut dijamin oleh LPS atau tidak.

Menurut dia, edukasi keuangan penting agar calon nasabah dapat membuat keputusan yang baik dalam memilih produk keuangan sesuai kebutuhan mereka.

"OJK juga terus memperketat regulasi dan pengawasan terhadap bank untuk memastikan mereka mematuhi standar keamanan, keadilan, dan transparansi dalam menawarkan produk dan layanan digital," kata Dian.

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus memastikan bank-bank tersebut mengimplementasikan praktik perlindungan data pribadi nasabah dan transaksi keuangan sesuai standar yang berlaku.

Untuk meningkatkan DPK, pihaknya menyarankan bank digital untuk meningkatkan inovasi produk dan layanan, teknologi, customer experience, efisiensi operasional, serta kolaborasi dan kemitraan.

Dian menyatakan bahwa melalui layanan perbankan dapat mengembangkan produk dan layanan yang semakin inovatif untuk memberikan kemudahan transaksi, layanan keuangan personal, dan solusi keuangan terintegrasi.

Menurut dia, penggunaan teknologi yang semakin mutakhir dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas aksesibilitas melalui aplikasi seluler.

"Hal tersebut dapat mengefisiensikan kinerja perbankan sehingga mengurangi biaya operasional serta biaya transaksi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.