Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Napak Tilas, Ekspedisi Maritim Telusuri Sejarah Perjuangan ALRI Kalimantan

📅 Senin, 11 Sep 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Napak Tilas, Ekspedisi Maritim Telusuri Sejarah Perjuangan ALRI Kalimantan Doc: ANTARA/Firman
Ket. Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan yang memimpin tim Ekspedisi Maritim saat berada di Desa Mandapai Batu Bini, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Banjarmasin - Napak tilas, Tim Ekspedisi Maritim 2023 dalam rangka memperingati HUT ke-78 TNI Angkatan Laut menelusuri sejarah perjuangan Angkatan Laut Republik Indonesia (AL-RI) Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang menjadi simbol perlawanan terhadap Belanda pada masa menegakkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

"Tim menempuh rute darat yang diawali dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju makam pahlawan Hasan Basry selaku Panglima ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Banjarbaru," kata Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan yang memimpin tim Expedisi Maritim, Minggu.

Setelah upacara dan tabur bunga di makam Hasan Basry, tim melanjutkan perjalanan ke Monumen Proklamasi 17 Mei 1949 di Desa Mandapai Batu Bini, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Agus menyebut generasi saat ini dan seterusnya harus dikenalkan dengan sejarah perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

Salah satunya Hasan Basry yang di masa hidupnya banyak memimpin pertempuran melawan penjajah, sehingga Kalimantan Selatan dapat mempertahankan kedaulatan NKRI di Bumi Lambung Mangkurat.

Untuk mewarnai kehadiran Tim Ekspedisi Maritim, Lanal Banjarmasin mengadakan bakti kesehatan dan bakti sosial di Desa Mandapai Batu Bini seperti sunatan massal, donor darah serta tali asih dan pembagian paket sembako bagi panti asuhan dan masyarakat setempat.

Ekspedisi Maritim 2023 bertujuan mengedukasi generasi penerus tentang negara maritim Indonesia dan potensi serta sejarahnya.

Tim dibagi menjadi dua rute yaitu rute putih dari titik awal Lantamal XII Pontianak menuju Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dan rute merah dari Lantamal XIII Tarakan dari arah utara Kalimantan yang bertemu di garis akhir Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.