Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 18:07 WIB | Oleh:
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen Doc: ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berfoto bersama para murid penerima bantuan school kit pasca bencana kebakaran di SDN Kebon Kosong 09 Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu pagi (3/6).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan 100 paket school kit berupa tas, seragam merah putih, hingga perlengkapan sekolah beserta layanan trauma healing kepada para murid penyintas bencana kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan setiap murid yang rumahnya terdampak peristiwa kebakaran pada beberapa hari lalu tersebut akan mendapatkan paket school kit hingga layanan trauma healing yang saat ini pendataannya masih terus berjalan.

“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta memberikan santunan kepada anak-anak yang terdampak oleh musibah kebakaran, tidak hanya di SDN Kebon Kosong 09, tapi juga semua anak yang terdampak. Ini hanya baru satu yang kami kunjungi,” kata Mendikdasmen Mu'ti usai memberikan bantuan secara simbolik di SDN Kebon Kosong 09 Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (3/6) pagi.

Untuk pemberian layanan trauma healing bagi para murid terdampak, pihaknya telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) yang kini tengah melakukan asesmen awal untuk mendata sekaligus memetakan dukungan psikososial maupun trauma healing yang harus diberikan kepada para murid.

Selain para murid, ia menambahkan Kemendikdasmen juga memberikan santunan sebesar masing-masing Rp10 juta kepada dua orang guru dan satu penjaga sekolah yang terdampak kebakaran di wilayah tersebut.

Sementara terkait kegiatan belajar mengajar, Mu'ti memastikan peristiwa bencana kebakaran tersebut tidak akan mengganggu apalagi sampai menghilangkan kesempatan belajar para murid yang bersekolah dekat dengan lokasi kebakaran.

Adapun para murid yang terdampak bencana kebakaran, kata dia, memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian susulan mengingat saat ini tengah berlangsung ujian akhir semester.

“Kemudian terkait dengan kegiatan belajar mengajar, anak-anak itu bisa belajar sebagaimana mestinya, yang sekarang sebagian sedang melakukan tes akhir semester. Dan yang mungkin karena kondisi tertentu tidak bisa mengikuti juga nanti diberi kesempatan untuk mengikuti tes susulan oleh masing-masing sekolah,” kata Mu'ti.

Sebelumnya pada Senin malam (1/6), Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam.

Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan personel dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan Brimob diterjunkan untuk membantu penyelamatan warga, mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan, serta mendukung kelancaran proses pemadaman.

Menurut Reynold, kawasan yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk dengan jumlah penghuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga (KK). Informasi tersebut diperoleh dari pengurus RW setempat.

"Di sini memang padat penduduk di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong ini dan tadi kami berbicara dengan ketua RW yang menyampaikan memang kurang lebih ada 400 sampai 500 KK," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

28 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.