Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Dukono Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1.500 Meter di Halmahera Utara

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 16:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Dukono Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1.500 Meter di Halmahera Utara Doc: Antara
Ket. Gunung Dukono di Halmahera Utara, menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter diatas puncak gunung itu, Jumat (3/4).

Ternate - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat siang melaporkan erupsi Gunung Dukono dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter di atas puncak.

"Iya erupsi tadi sekitar pukul 11:06 WIT dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.500 meter di atas puncak," kata petugas PGA Dukono Bambang Sugiono di Ternate, Jumat (3/4) sore.

Dia menjelaskan, Gunung Dukono mengeluarkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo 25 milimeter dan durasi 82,26 detik," ujarnya.

Saat ini, kata dia, Gunung Dukono berada pada Status Level II atau Waspada.

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan, kata dia, diimbau tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius empat kilometer.

Mengingat letusan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya menjadi tidak tetap.

"Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya menambahkan.

Sebelumnya, PGA Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan bahwa Gunung Dukono pada Jumat pagi kembali menyemburkan asap putih kelabu tebal setinggi hingga 900 meter di atas kawah gunung.

Dia menjelaskan, secara visual asap putih kelabu tebal yang keluar dari kawah Gunung Dukono setinggi hingga 900 meter itu, tekanan asap lemah dan condong arah ke selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.