Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Model Toleransi bagi Yunani di Bawah Aleksander Agung

📅 Senin, 29 Apr 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Model Toleransi bagi Yunani di Bawah  Aleksander Agung Doc: afp/ BEHROUZ MEHRI

Darius I atau disebut Darius Agung adalah seorang kaisar dari Dinasti Akhemeniyah yang berkuasa pada September 522-Oktober 486 SM. Pada masa kekuasaannya, Kekaisaran Akhemeniyah mencapai puncak kejayaan dan memiliki wilayah yang sangat luas.

Kekuasaan mencapai sebagian besar Asia barat, sebagian Kaukasus, sebagian Balkan (Trakia-Makedonia, dan Paeonia), sebagian besar wilayah pesisir Laut Hitam, Asia tengah, hingga Lembah Indus di ujung timur dan bagian utara dan timur laut Afrika termasuk Mesir (Mudrâya), Libya timur, dan pesisir Sudan.

Namun pemerintahan Darius Agung kemudian menimbulkan masalah di Mediterania. Pada 499 SM terjadi pemberontakan Yunani di Ionia. Setelah berhasil menggagalkannya, armada Darius berlayar untuk menghukum Athena karena mendukung pemberontak. Tak dinyana upaya ini mengalami kekalahan.

Ketika mengetahui pemerintahan Akhemeniyah sangat lemah Darius menaikkan pajak untuk mendanai upaya persenjataan kembali melawan Yunani. Namun pajak yang dikenakan memicu kerusuhan di wilayah salah satunya adalah Mesir.

Putra Darius, Xerxes I (486-465 SM) bertanggung jawab memulihkan ketertiban di Mesir dan menjawab kekisruhan di Yunani. Ketika kenaikan pajak menimbulkan kerusuhan di Babilonia pada 482 SM, Xerxes menjarah kota tersebut, menghancurkan kuil, dan melebur patung Marduk dari emas murni, yang berukuran tiga kali ukuran manusia. Bersamaan dengan itu hilanglah kehebatan Babel.

Hasil dari penjualan emas Marduk memungkinkan Xerxes mulai mengumpulkan pasukannya untuk menghancurkan Yunani pada 480 SM. Namun, karena dipaksa berperang terlalu cepat, dia mengalami penghinaan yang lebih buruk daripada ayahnya.

Kerajaan yang dibangun oleh Cyrus dan Darius cukup kuat untuk menghadapi kemerosotan menuju dekadensi selama 200 tahun, namun perlahan-lahan hal ini memakan banyak korban. Bahkan multikulturalisme kekaisaran, yang awalnya merupakan kekuatan besar, memiliki kelemahan. Pasukan kekaisaran menjadi kumpulan pasukan yang membingungkan, semuanya dilatih dan diperlengkapi menurut tradisi mereka masing-masing, semuanya berbicara dalam bahasa yang berbeda.

Pada 401 SM, Cyrus Muda, melakukan kudeta terhadap saudaranya Artaxerxes II (404-358 SM) dengan bantuan 10.000 tentara bayaran Yunani yang kembali ke rumah ketika kudeta tersebut gagal. Informasi yang mereka bawa kembali membuka jalan bagi kedatangan Aleksander Agung pada 334 SM.

Ketika Aleksander orang Makedonia yang memerintah Yunani datang untuk menggantikan Kekaisaran Persia yang sekarat, ia mengingat apa yang dilakukan Cyrus dalam menciptakan keberagaman. Setelah itu Aleksander menghabiskan sebagian besar waktu kekuasaannya untuk melancarkan kampanye-kampanye militer ke Asia barat dan Mesir, Asia tengah, dan Asia selatan.

Pada usia 30 tahun, dirinya telah berhasil membentuk salah satu kekaisaran terbesar sepanjang sejarah, setelah Kekaisaran Akhemeniyah. Wilayahnya terbentang dari Balkan di barat sampai India di timur. Dia tidak pernah terkalahkan dalam pertempuran dan terkenal luas sebagai salah satu komandan militer tersukses dalam sejarah. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.