Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Miris! Meja dan Kursi Rusak, Siswa SD di Aceh Timur Belajar Sambil Tengkurap

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 19:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Miris! Meja dan Kursi Rusak, Siswa SD di Aceh Timur Belajar Sambil Tengkurap Doc: ANTARA
Ket. Siswa SD Seunebok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, tengkurap mengikuti proses belajar mengajar di Aceh Timur.

BANDA ACEH – Sejumlah siswa di SD Negeri Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, belajar sambil tengkurap di lantai karena meja dan kursi yang selama ini biasa mereka gunakan dalam kondisi rusak.

"Meja dan kursi sudah rusak. Yang ada pun tidak layak pakai lagi. Akibatnya, anak-anak terpaksa tengkurap saat belajar. Kondisi ini menyebabkan beberapa anak mengeluh sakit punggung," kata Kepala SD Negeri Seuneubok Teungoh, Nurul Fajri, di Aceh Timur, Selasa (20/5).

Menurut Nurul Fajri, siswa kelas satu dan dua menjadi kelompok yang paling terdampak. Mereka mengikuti proses belajar mengajar di ruangan tanpa alas, menulis sambil menahan sakit karena posisi yang tidak nyaman.

Kondisi semakin memprihatinkan, kata dia, dengan adanya sistem pembelajaran bergilir akibat keterbatasan ruang dan sarana. Siswa kelas satu dan dua harus belajar secara bergantian.

"Usai kelas satu menyelesaikan proses belajar mengajar, barulah kelas dua masuk. Kemudian, siswa kelas dua menyapu lantai sebagai persiapan ruang belajar," kata Nurul Fajri.

Ia mengatakan rusak parahnya sarana dan prasarana sekolah tersebut karena bencana banjir rutin melanda kawasan sekolah. Hal ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

"Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan perhatian serius agar anak-anak bisa belajar dengan layak dan bermartabat," ujar Nurul Fajri.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Rizwan mengatakan kerusakan meja dan kursi di SD Negeri Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, disebabkan banjir yang kerap melanda wilayah itu, sehingga merusak mebel di sekolah tersebut.

"Kami juga sudah turun langsung ke lokasi dan melihat sendiri kondisinya. Memang memprihatinkan, tidak ada kursi dan meja, siswa harus belajar di lantai," kata Rizwan.

Ia mengatakan saat ini belum ada pengadaan meja dan kursi untuk sekolah tersebut karena keterbatasan anggaran. Namun, pihaknya berupaya mengusulkan pada saat adanya perubahan anggaran.

"Kami baru bisa mengusulkan anggaran pengadaan meja dan kursi serta lainnya untuk sekolah dasar tersebut pada perubahan anggaran sekitar Juni atau Juli 2025," kata Rizwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.