Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Militer AS Tembak Jatuh Benda Terbang Keempat di Atas Danau Huron

📅 Senin, 13 Feb 2023, 12:23 WIB | Oleh:
Militer AS Tembak Jatuh Benda Terbang Keempat di Atas Danau Huron Doc: Freshnewsasia
Ket. Pesawat tempur F-16 AS menembak jatuh objek asing yang terbang di atas Danau Huron, perbatasan AS-Kanada.

WASHINGTON - Jet tempur militer AS pada Minggu (12/2) menembak jatuh objek segi delapan di atas Danau Huron, kata Pentagon, insiden terbaru sejak balon mata-mata yang dicurigai milik Tiongkok membuat pasukan keamanan Amerika Utara dalam siaga tinggi.

Benda itu adalah benda terbang keempat yang ditembak jatuh di atas Amerika Utara oleh rudal AS dalam waktu lebih dari seminggu.

Jenderal Angkatan Udara AS Glen VanHerck, yang ditugaskan untuk menjaga wilayah udara AS, mengatakan kepada wartawan bahwa militer belum dapat mengidentifikasi tiga objek terbaru, bagaimana mereka tetap tinggi, atau dari mana asalnya.

"Kami menyebut mereka objek, bukan balon, karena suatu alasan," kata VanHerck, kepala Komando Pertahanan Luar Angkasa Amerika Utara (NORAD) dan Komando Utara seperti dikutip Freshnewsasia dari Reuters, Senin (13/2).

Ditanya apakah dia mengesampingkan makhluk luar angkasa, VanHerck mengatakan dia belum mengesampingkan apa pun.

"Saya akan membiarkan komunitas intel dan komunitas kontraintelijen mencari tahu," katanya.

Pejabat pertahanan lainnya, yang berbicara tanpa menyebut nama, kemudian mengatakan militer tidak melihat bukti bahwa benda-benda itu berasal dari luar angkasa.

Atas perintah Presiden Joe Biden, pesawat tempur F-16 AS menembak jatuh objek tersebut pada pukul 14.42 waktu setempat di atas Danau Huron di perbatasan AS-Kanada, kata juru bicara Pentagon Patrick Ryder dalam pernyataan resmi.

Meskipun tidak menimbulkan ancaman militer, objek tersebut berpotensi mengganggu lalu lintas udara domestik karena terbang pada ketinggian 20.000 kaki (6.100 m), dan mungkin memiliki kemampuan pengawasan, kata Ryder.

Objek itu tampak berbentuk segi delapan, dengan tali yang menggantung tetapi tidak ada muatan yang terlihat, kata seorang pejabat AS yang berbicara tanpa menyebut nama.

Objek itu diyakini sama dengan yang baru-baru ini terdeteksi di atas Montana dekat lokasi militer yang sensitif, mendorong penutupan wilayah udara AS, kata Pentagon.Militer akan mencoba memulihkan objek yang jatuh di atas Danau Huron untuk mempelajarinya lebih lanjut, kata VanHerck kepada wartawan.

Dia mengatakan kemungkinan jatuh ke perairan Kanada.

Insiden itu menimbulkan pertanyaan tentang serentetan objek tidak biasa yang muncul di langit Amerika Utara dalam beberapa pekan terakhir dan meningkatkan ketegangan dengan Tiongkok.

"Kami membutuhkan fakta tentang dari mana asalnya, apa tujuannya, dan mengapa frekuensinya meningkat," kata Perwakilan AS Debbie Dingell, salah satu dari beberapa anggota parlemen Michigan yang memuji militer karena menjatuhkan objek tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

43 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.