Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Microsoft Hadirkan Mico, Karakter AI yang Jadi Wajah Baru Copilot

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Microsoft Hadirkan Mico, Karakter AI yang Jadi Wajah Baru Copilot Doc: Microsoft

JAKARTA – Microsoft kembali mengejutkan publik dengan menghadirkan karakter kecerdasan buatan baru bernama Mico, penerus spiritual dari Clippy, ikon klip kertas yang sempat terkenal di era Microsoft Office 1990-an. Diperkenalkan pada Kamis (24/10), Mico akan menjadi “wajah” baru bagi asisten virtual Copilot, menandai langkah besar Microsoft dalam memberi sentuhan kepribadian pada teknologi AI.

Mico digambarkan sebagai karakter berbentuk gumpalan atau api bercahaya yang dapat melayang, berubah warna, dan mengekspresikan emosi. “Saat Anda membicarakan sesuatu yang menyedihkan, Anda bisa melihat wajah Mico berubah. Ia juga bisa menari dan bergerak saat merasa senang bersama Anda,” ujar Jacob Andreou, Wakil Presiden Produk dan Pertumbuhan Microsoft AI.

Karakter ini menjadi bentuk visual dari Copilot yang kini bisa diakses di laptop dan aplikasi ponsel, meski untuk sementara hanya tersedia di Amerika Serikat. Menariknya, Mico bisa dimatikan dengan mudah—berbeda dari Clippit alias Clippy, yang dulu terkenal karena sulit diabaikan dan sering mengganggu pengguna Microsoft Word pada akhir 1990-an.

Menurut Bryan Reimer, ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology dan penulis buku How to Make AI Useful, Microsoft kini jauh lebih bijak dalam memahami hubungan manusia dengan asisten digital. “Dulu, Microsoft memaksakan Clippy dan pengguna menolaknya. Sekarang, kita sudah lebih siap menghadapi hal seperti ini,” jelasnya.

Reimer menjelaskan bahwa pengembang AI kini berusaha menyeimbangkan kepribadian asisten digital dengan preferensi pengguna. “Orang yang paham teknologi mungkin ingin AI yang terasa seperti mesin, sedangkan pengguna awam akan lebih nyaman dengan AI yang terasa lebih manusiawi,” tambahnya.

Microsoft sendiri mengambil pendekatan hati-hati dibandingkan pesaing seperti xAI milik Elon Musk atau Meta. Andreou menegaskan bahwa Mico tidak dirancang untuk menjadi “teman digital” yang berlebihan. “Kami ingin asisten AI yang benar-benar bermanfaat, bukan yang sekadar memvalidasi perasaan pengguna atau membuat mereka ketergantungan,” ujarnya.

Selain peluncuran Mico, Microsoft juga menambahkan fitur baru yang memungkinkan Copilot bergabung dalam obrolan grup, seperti yang sebelumnya diterapkan di platform Snapchat atau WhatsApp. Namun, Andreou menekankan bahwa fitur tersebut difokuskan untuk kolaborasi produktif di tempat kerja, bukan hiburan semata.

Perusahaan juga memperluas jangkauan Copilot ke sektor pendidikan. Salah satu fitur terbaru adalah “tutor Sokrates bersuara”, yang dirancang membantu siswa memahami konsep pelajaran dengan pendekatan interaktif. Langkah ini menjadi bagian dari persaingan jangka panjang Microsoft dengan Google dalam penyediaan teknologi pembelajaran digital.

Namun, ekspansi AI yang semakin luas turut menarik perhatian regulator. Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat saat ini tengah menyelidiki sejumlah perusahaan AI dan media sosial terkait potensi bahaya chatbot bagi anak-anak—meski Microsoft belum termasuk di dalamnya.

Beberapa kasus tragis di AS, termasuk kematian remaja yang berinteraksi terlalu lama dengan chatbot, membuat isu ini semakin sensitif. Banyak chatbot diketahui memberikan saran berbahaya tentang narkoba, alkohol, hingga percakapan seksual yang tidak pantas.

Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman juga mengumumkan rencana menghadirkan versi baru ChatGPT yang lebih “berkepribadian”, namun tetap aman dari risiko kesehatan mental. “Jika Anda ingin ChatGPT terasa seperti teman dan ekspresif, maka seharusnya ia bisa begitu,” tulis Altman di platform X.

Kehadiran Mico memperlihatkan bahwa Microsoft memilih jalan tengah: AI yang ramah, adaptif, dan berguna, tanpa kehilangan batas etika. Setelah dua dekade sejak Clippy lenyap dari layar, sang penerus kini kembali lebih lembut, lebih pintar, dan mungkin, lebih disukai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.