Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Microsoft Teams Luncurkan Fitur Keamanan Otomatis, Blokir Chat Beresiko

📅 Senin, 05 Jan 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Microsoft Teams Luncurkan Fitur Keamanan Otomatis, Blokir Chat Beresiko Doc: ITPro
Ket. Microsoft akan mengaktifkan sejumlah fitur keamanan penting di platform Microsoft Teams secara otomatis mulai 12 Januari 2026

JAKARTA - Microsoft akan mengaktifkan sejumlah fitur keamanan penting di platform Microsoft Teams secara otomatis mulai 12 Januari sebagai bagian dari penguatan perlindungan siber bagi perusahaan. Kebijakan ini menyasar administrator dengan konfigurasi default agar perlindungan pesan lebih ketat tanpa perlu pengaturan manual.

Fitur yang diaktifkan meliputi perlindungan terhadap jenis file berisiko tinggi, deteksi URL berbahaya secara real-time, serta sistem pelaporan kesalahan deteksi atau false positive. Pesan yang mengandung tautan mencurigakan nantinya akan langsung diberi label peringatan kepada pengguna.

Microsoft menyebut langkah ini sebagai upaya meningkatkan keamanan pesan secara menyeluruh. Perusahaan menegaskan pembaruan tersebut bertujuan melindungi pengguna dari konten berbahaya sekaligus memberi ruang umpan balik untuk penyempurnaan sistem.

Perlindungan tipe file berbahaya akan memblokir pengiriman ekstensi tertentu yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur penyebaran malware. Jika terdeteksi, pesan yang memuat file tersebut akan langsung diblokir sebelum diterima pengguna lain.

Sementara itu, fitur deteksi URL berbahaya akan memindai setiap tautan yang dibagikan di Teams. Tautan yang terindikasi phishing atau berasal dari domain berbahaya akan langsung ditandai dengan peringatan visual.

Microsoft juga memperkenalkan mekanisme umpan balik baru agar pengguna dapat melaporkan kesalahan deteksi dengan lebih mudah. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi algoritma keamanan sekaligus mengurangi gangguan aktivitas kerja.

Namun, pembaruan ini hanya berlaku otomatis bagi penyewa yang menggunakan pengaturan keamanan default. Organisasi yang sebelumnya telah menyesuaikan dan menyimpan konfigurasi keamanan pesan tidak akan terdampak secara otomatis.

Microsoft mengimbau administrator segera meninjau pengaturan keamanan sebelum tenggat waktu. Admin dapat mengakses menu Pesan, lalu Pengaturan Pesan, dan Keamanan Pesan melalui pusat admin Teams.

Bagi administrator yang ingin mempertahankan konfigurasi lama atau menerapkan parameter berbeda, perubahan harus disimpan sebelum fitur otomatis aktif. Jika tidak, sistem akan menerapkan pengaturan default yang baru secara langsung.

Microsoft juga meminta organisasi memperbarui dokumentasi internal serta menginformasikan perubahan ini kepada tim help desk. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan kebingungan pengguna saat kebijakan mulai berlaku.

Dengan lebih dari 320 juta pengguna di seluruh dunia, Microsoft Teams menjadi target utama kejahatan siber. Pelaku ancaman kerap menyalahgunakan fitur inti seperti pesan, panggilan, rapat, dan berbagi layar untuk melancarkan serangan.

Pada November lalu, peneliti keamanan menemukan sejumlah celah yang memungkinkan manipulasi pesan dan pemalsuan identitas di Teams. Meski seluruh kerentanan tersebut telah diperbaiki, Microsoft menegaskan organisasi tetap perlu memperkuat sistem perlindungan identitas dan keamanan endpoint.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.