Menyelam Dalam Air Jernih Goa Halo Tabung di Maratua
📅 Minggu, 06 Jul 2025, 19:59 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
JAKARTA - Pulau Maratua merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dikenal dengan ciri khasnya karena berbentuk huruf U dan menawarkan pemandangan yang memukau dengan pesona hamparan laut birunya.
Pulau Maratua merupakan gerbang utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena letaknya di kawasan terluar yang berbatasan dengan dengan Filipina Selatan dan Sabah, Malaysia Timur.
Pulau itu menyuguhkan keindahan alam yang tidak kalah dengan tempat wisata bahari dunia lainnya. Panorama alam yang ada di pulau tersebut seperti hutan mangrove, hutan tropis, danau air tawar, serta perairan yang kaya akan biota laut. Pulau ini juga memiliki pantai berpasir putih yang indah serta perairan yang jernih dan biru.
Pulau yang juga disebut sebagai Maladewa-nya Indonesia itu berbentuk kecil panjang dan lengkung tajam, berada di sebelah selatan dari Kota Tarakan.
Antara bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkesempatan menyambangi pulau yang menjadi bagian dari Kepulauan Derawan itu. Perjalanan menuju Pulau Maratua dimulai dari Bandar Udara Kalimarau di Tanjung Redeb, Berau, dilanjutkan ke Dermaga Wisata Sanggam dengan menempuh perjalanan sekitar 20 menit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari Dermaga Wisata Sanggam, perjalanan dilanjutkan dengan perahu cepat menyusuri sungai hingga berada di perairan laut Berau dengan memakan waktu kurang lebih 2,5 hingga 3 jam.
Selain melewati jalur air, Pulau Maratua juga bisa diakses lewat jalur udara. Pulau tersebut memiliki sebuah bandara yang dapat didarati pesawat jenis ATR, namun jadwal penerbangannya masih terbatas.
Pulau Maratua juga tidak jauh dari pulau lain dari gugusan Kepulauan Derawan yakni Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki yang masing-masing memiliki destinasi wisata yang menawan.
Pulau Kakaban memiliki danau air payau yang menjadi rumah bagi empat spesies ubur-ubur tidak menyengat yang unik dan langka. Sedangkan Pulau Sangalaki merupakan kawasan konservasi penyu yang menjadi tempat bertelur, menetas, dan diliarkannya penyu.
Dari Pulau Maratua ke Pulau Kakaban relatif dekat, hanya sekitar 30 menit. Juga ke Pulau Sangalaki, kurang lebih 30 menit juga. Sedangkan jika ke Pulau Derawan perlu waktu sekitar 1 jam.
Aktivitas wisata utama di Pulau Maratua adalah penyelaman bawah laut. Di perairannya yang didominasi oleh padang lamun jenis Halodule uninervis, wisatawan dapat menjumpai terumbu karang tepi serta berbagai jenis ikan karang.
Sesampainya di Pulau Maratua, pengunjung melanjutkan perjalanan ke kawasan Goa Halo Tabung. Setelah tiba di pintu masuk kawasan Goa Halo Tabung, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju lokasi gua.
Di sepanjang rute telah disediakan jalur khusus dari papan kayu yang memudahkan pengunjung menikmati langsung pesona gua serta keindahan hutan di sekitarnya.
Namun demikian, akses menuju Gua Halo Tabung cukup menantang karena medan yang curam serta dipenuhi bebatuan tajam dan licin. Oleh karena itu, pengunjung disarankan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan setiap pijakan selama perjalanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!