Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri LH Sebut Optimalisasi RDF Rorotan Solusi Pengolahan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 13:57 WIB | Oleh:
Menteri LH Sebut Optimalisasi RDF Rorotan Solusi Pengolahan Sampah Berkelanjutan di Jakarta Doc: antara foto
Ket. Pembersihan sampah di wilayah jakarta.

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan optimalisasi fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) merupakan solusi pengolahan sampah berkelanjutan di Jakarta Utara maupun DKI Jakarta.

“Optimalisasi fasilitas RDF ini penting dalam penanganan sampah berkelanjutan,” kata dia saat apel kegiatan kebersihan Gerakan Indonesia ASRI di Halaman Kantor Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Jakarta Utara, Selasa (17/2).

Ia mengatakan, wilayah Jakarta Utara (Jakut) menghasilkan lebih dari 1.300 ton sampah per hari sehingga ini perlu menjadi perhatian serius.

Dia menyoroti peran strategis kepala daerah dalam pengelolaan sampah sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Menurut dia, dukungan TNI dan Polri menjadi bagian dari mandat nasional untuk mempercepat penanganan sampah di seluruh wilayah.

Ia mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI menjadi simbol sinergi pemerintah pusat, daerah, TNI dan Polri dalam mempercepat penanganan sampah.

Hanif menegaskan bahwa gerakan kebersihan merupakan amanat langsung Presiden melalui Gerakan Indonesia Asri.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. "Ayo kita bereskan masalah sampah. Jakarta Utara menjadi barometer penanganan sampah nasional,” tegas Hanif.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar komisioning di RDF Plant Rorotan tak lebih dari 750 ton per hari untuk menghindari bau.

“Kemarin kami sudah rapat secara khusus, saya sudah minta sementara ini untuk komisioningnya tidak lebih dari 750 ton per hari dan digunakan 'dump truck' yang baru,” kata Pramono di Jakarta Barat, Selasa.

Pramono mengatakan, saat dilakukan komisioning dengan kapasitas 750 ton per hari, hal ini tidak menimbulkan bau. Namun begitu dinaikkan sampai dengan 1.000 ton per hari, sebagian kecil muncul bau dari proses pengolahan sampah tersebut.

Tak hanya itu, persoalan bau yang utama menurut Pramono adalah terkait transportasi pengangkutan sampah ke RDF Rorotan. "Karena air lindinya yang tercecer ke mana-mana,” kata Pramono.

Untuk itu, secara khusus Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup akan menambah truk kompaktor yang baru yang diproduksi tahun 2025. Pramono berharap upaya tersebut dapat mengatasi persoalan jangka pendek di RDF Rorotan.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan operasional RDF Plant Rorotan tetap berjalan secara bertahap, terukur dan terkendali, dengan memprioritaskan keselamatan serta kenyamanan warga sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.