Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menperin Pastikan Pabrikan Otomotif Jepang Pindahkan Pabrik dari Thailand ke RI

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 14:33 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menperin Pastikan Pabrikan Otomotif Jepang Pindahkan Pabrik dari Thailand ke RI Doc: Istimewa.
Ket. Dari kiri: Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Taufiek Bawazier dalam acara temu media di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (9/6).

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan perusahaan otomotif asal Jepang Isuzu Motors Ltd akan memindahkan fasilitas produksi UD Trucks dari Thailand ke Karawang, Jawa Barat, Indonesia.

Dia merespons isu yang beredar bahwa manajemen Isuzu membantah kepindahan fasilitas pabriknya. Menteri Agus meluruskan bahwa yang dipindahkan ialah fasilitas produksi UD Trucks.

Dirinya mempertegas hanya produk bermerek UD Trucks yang akan dipindahkan dari Thailand ke Karawang, tidak semua fasilitas produksi Izuzu.

"Jelas di rilis kami ditulis eksplisit UD Trucks yang akan dipindahkan, bukan fasilitas Isuzu semua di Thailand pindah ke Indonesia," tegas Menperin saat bincang bincang dengan media di Jakarta, Jumat (9/6).

Tetapi tambah dia, kendatipun bukan semuanya fasilitas pabriknya, kepindahan fasilitas UD Trucks sudah merupakan achievement yang luar biasa bagi kita di mana mereka berniat memindahkan salah satu produk Isuzu dari Thailand ke Karawang.

Produksi UD Trucks terangnya akan dimulai pada 2024. "Ini ada bahan dari Isuzu ketika kami meeting dengan mereka. Commissioning-nya tahun 2024. Jadi, mulai produksinya tahun 2024,"ucapnya.

Pihak Isuzu terangnya tidak membuka lahan baru, namun hanya menambahkan line of production di Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Karawang.

Di samping itu, nantinya juga bakal ada penyerapan tenaga kerja sekitar 100 sampai dengan 150 orang untuk line of production yang baru untuk memproduksi UD Trucks.

"Nilai investasinya dua juta dolar AS. Jadi, pertambahan dari line of production. Jadi, dia (Isuzu) tidak buka lahan baru, tetapi tinggal penambahan line of production, tetapi itu pun sudah cukup. Jadi, akan ada penyerapan tambahan tenaga kerja sekitar 100 sampai 150 khusus untuk line of production yang baru itu untuk memproduksi UD Trucks," kata Agus.

Dia juga mengungkapkan pihak Isuzu menargetkan memproduksi UD Trucks sebanyak 1.600 unit pada 2024.

"Awalnya, UD Trucks akan produksi di Indonesia tahun 2024 dengan volume 1.600 unit dan tiap tahunnya akan bertambah volume untuk produksinya dari UD Trucks," tuturnya.

Sebelumnya, Menperin bertemu dengan jajaran manajemen Isuzu di Tokyo, Jepang, Selasa (6/6).

UD Trucks yang semula dimiliki oleh Volvo telah diambil alih Isuzu pada 2019.

Di Indonesia, pabrik Isuzu yang berlokasi di Karawang memiliki tingkat utilisasi yang cukup tinggi, mencapai 85 persen. Produksi 2022 sebesar 44.694 unit atau 15 persen dari total produksi Isuzu di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

12 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.