Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu RI Tegaskan ASEAN Harus Siap Ambil Keputusan yang Berani

📅 Senin, 04 Sep 2023, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu RI Tegaskan ASEAN Harus Siap Ambil Keputusan yang Berani Doc: ANTARA/Cindy Frishanti
Ket. Pembukaan Pertemuan ke-34 Dewan Koordinasi ASEAN (34th ACC) di Jakarta, Senin (4/9/2023).

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan bahwa ASEAN harus siap mengambil keputusan dan tidak membiarkan perbedaan menghalangi negara-negara anggotanya untuk melangkah maju.

"Kita harus siap mengambil keputusan yang berani dan kita tidak boleh membiarkan perbedaan menghalangi kita untuk maju," kata MenluRetno dalam pembukaan Pertemuan ke-34 Dewan Koordinasi ASEAN (34thACC) di Jakarta, Senin (4/9).

Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) bertanggung jawab mengawasi pengembangan dan pelaksanaan dokumen seperti yang ditugaskan oleh pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Dokumen tersebut harus meminta masukan dan persetujuan lintas pilar dari tiga Dewan Komunitas ASEAN, yaitu Dewan Masyarakat Politik Keamanan ASEAN (APSC), Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC), dan Dewan Masyarakat Sosial Budaya ASEAN (ASCC) sebelum diserahkan pada pemimpin ASEAN untuk disahkan dalam KTT ASEAN.

KTT ke-43 ASEAN yang diketuai oleh Indonesia mengambil tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth". Tema tersebut bermakna bahwa Indonesia ingin ASEAN menjadi relevan dan penting serta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya, MenluRetno mengatakan bahwa sangat penting bagi ACC untuk bisa merekomendasikan langkah-langkah terbaik yang harus diputuskan oleh para pemimpin ASEAN.

"Dalam KTT ini kita akan mengambil banyak keputusan penting yang akan menentukan masa depan ASEAN sebagai sebuah komunitas dan institusi," ujarRetno.

Hal tersebut mencakup langkah untuk mempercepat proses pengambilan keputusan dalam krisis dan situasi darurat serta langkah untuk memperkuat kapasitas ASEAN dalam menanggapi tantangan yang muncul di kawasan.

Menlu Retno menambahkan bahwa ASEAN sedang berada di persimpangan jalan, dan kredibilitas serta relevansi ASEAN sedang dipertaruhkan.

"Bisa atau tidaknya ASEAN maju atau tidak sepenuhnya bergantung pada kita," tegas Retno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.