Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Menag: Isra Miraj Tonggak Lahirnya Shalat Lima Waktu

Foto : ANTARA/Kemenag

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

A   A   A   Pengaturan Font

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan Isra Miraj merupakan tonggak lahirnya ibadah shalat lima waktu yang menjadi inti kepatuhan kepada Tuhan YME.

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan Isra Miraj merupakan sebuah tonggak dari lahirnya ibadah shalat lima waktu yang menjadi inti kepatuhan dari dua kesholehan yakni kesholehan individual dan sosial.

"Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk memetik hikmah dari peristiwa Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW dengan menjaga komitmen keimanan dan kepatuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menjaga komitmen kerukunan umat beragama, sehingga tercipta Indonesia yang harmonis menuju bangsa yang hebat," kata Gus Yaqut, sapaan Menag Yaqut Cholil Qoumasdi Jakarta, Sabtu (18/2).

Gus Yaqut menuturkan agama hadir untuk membebaskan manusia dari segala belenggu keburukan, kejahatan, dan kerusakan moral. Agama dan kemanusiaan bukan untuk dihadap-hadapkan, apalagi dibeda-bedakan.

Agama, lanjutnya, datang untuk memanusiakan manusiadengan cara memelihara agamanya, jiwanya, akalnya, kehormatannya, dan hartanya. Seperti ibadah shalat yang diawali dengan kekuatan tauhid "Allahu Akbar", menjadi wujud komitmen ketauhidan dan komitmen kepatuhan secara totalitas kepada Allah SubhanahuWa Ta'ala(SWT).

Kemudian shalat juga ditutup dengan kalimat salam "assalamualaikum wa rahmatullah" ke kanan dan ke kiri, menjadi wujud komitmen kedamaian, komitmen persaudaraan, komitmen kerukunan, dan komitmen merekatkan ikatan kemanusiaan.


Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top