Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag: Isra Miraj Tonggak Lahirnya Shalat Lima Waktu

📅 Sabtu, 18 Feb 2023, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag: Isra Miraj Tonggak Lahirnya Shalat Lima Waktu Doc: ANTARA/Kemenag
Ket. Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan Isra Miraj merupakan sebuah tonggak dari lahirnya ibadah shalat lima waktu yang menjadi inti kepatuhan dari dua kesholehan yakni kesholehan individual dan sosial.

"Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk memetik hikmah dari peristiwa Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW dengan menjaga komitmen keimanan dan kepatuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menjaga komitmen kerukunan umat beragama, sehingga tercipta Indonesia yang harmonis menuju bangsa yang hebat," kata Gus Yaqut, sapaan Menag Yaqut Cholil Qoumasdi Jakarta, Sabtu (18/2).

Gus Yaqut menuturkan agama hadir untuk membebaskan manusia dari segala belenggu keburukan, kejahatan, dan kerusakan moral. Agama dan kemanusiaan bukan untuk dihadap-hadapkan, apalagi dibeda-bedakan.

Agama, lanjutnya, datang untuk memanusiakan manusiadengan cara memelihara agamanya, jiwanya, akalnya, kehormatannya, dan hartanya. Seperti ibadah shalat yang diawali dengan kekuatan tauhid "Allahu Akbar", menjadi wujud komitmen ketauhidan dan komitmen kepatuhan secara totalitas kepada Allah SubhanahuWa Ta'ala(SWT).

Kemudian shalat juga ditutup dengan kalimat salam "assalamualaikum wa rahmatullah" ke kanan dan ke kiri, menjadi wujud komitmen kedamaian, komitmen persaudaraan, komitmen kerukunan, dan komitmen merekatkan ikatan kemanusiaan.

Menurutnya, shalat merupakan wujud dari keimanan yang memberikan pengaruh positif terhadap interaksi dengan seluruh makhluk dalam menebarkan harmoni kehidupan. Sementara kesholehan sosial menjadi barometer kualitas ibadah shalat.

"Shalat sejatinya mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar. Dimana pesan di balik perintah shalat adalah bahwa hubungan agama dan kemanusiaan hidup berdampingan," kata Menag.

Ia melanjutkan Indonesia merupakan sebuah bangsa yang dianugerahi berbagai bahasa, budaya, dan agama. Sudah sepatutnya harus mensyukuri kekuatan tersebut dan menggunakannya sebagai kekuatan untuk menjaga kerukunan.

Menjadi sebuah negara besar, tidak boleh membuat Indonesia terbelah akibat konflik. Seharusnya justru setiap pihak meneguhkan komitmen kebangsaannya.

"Inilah spirit dari maknasalaam, yakni berkomitmen menjaga persaudaraan kebangsaan (ukhuwwah wathaniyyah) dan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwwah insaniyyah)," katanya.

Menag Yaqut menambahkan Isra Miraj merupakan waktu yang berharga bagi umat muslim sebagai tonggak sejarah islam dan kenabian Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalam ??????(SAW)?. Pada malam 27 Rajab, Nabi Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratil Muntaha.

Masa tersebut juga menjadi waktu duka yang sangat dalam bagi beliau atas wafatnya sang paman Abu Thalib bin Abdul Muthallib dan sang istriSayyidah Khadijah RabiulAnha(RA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.