Mantan Menag Suryadharma Ali Dimakamkan di Komplek Ponpes Mithahul Ulum Bekasi
📅 Kamis, 31 Jul 2025, 16:20 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
KABUPATEN BEKASI - Duka mengiringi prosesi pemakaman mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum, Jalan KH. Ahmad Kampung Mariuk, RT 002/008, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).
Salawat serta tahlil tak henti dilantunkan ratusan warga dan santri yang sudah menanti kedatangan mobil ambulans pembawa jenazah almarhum sejak tadi pagi untuk dishalatkan sebelum dimakamkan di area pondok pesantren.
“Beliau Insya Allah orang baik. Beliau sudah ada di dalam makam ini, Insya Allah akan mendapatkan nikmat kubur," kata rekan sekaligus perwakilan keluarga, Kholid Hidayat.
Tampak keluarga, sanak saudara, dan pejabat Kementerian Agama (Kemenag) turut mengiringi pemakaman almarhum Suryadharma Ali. Tangis pecah ketika jenazah mulai dikebumikan ke liang lahat.
Sang istri Wardhatul Asriah dan putri bungsunya Nadia Jesica Nurul Wardani hanya bisa tertunduk menangis saat jenazah Suryadharma Ali diturunkan ke liang lahat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kholid mengatakan Suryadharma Ali merupakan sosok yang baik. Kebaikan tersebut diharapkan dibalas dengan kenikmatan di alam kubur.
Ia menyebutkan sebelumnya terjadi tarik menarik mengenai lokasi pemakaman mendiang Suryadharma Ali. Semula keluarga berencana memakamkan jenazah di lingkungan pondok pesantren ini.
Rencana itu sempat tertunda setelah Istana Negara menginstruksikan agar jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Alasannya, Suryadharma Ali menyandang penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana pada tahun 2013 sehingga berhak dimakamkan di TMP Kalibata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun sesaat kemudian, sang istri meminta agar jenazah Suryadharma Ali tetap dimakamkan di lingkungan pondok pesantren dengan alasan agar iringan doa dari para santri tidak terputus.
"Tadi saya berbincang-bincang sebelum berangkat ke sini, tarik-menarik, alot, ingin dimakamkan di Kalibata, tapi insting istrinya tajam, ingin di sini, biar didoakan para santri yang ada di sini, Insya Allah ini akan mendapatkan nikmat kubur," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!