Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manfaatkan AI untuk Meningkatkan Produksi Individual

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 02:48 WIB | Oleh:
Manfaatkan AI untuk Meningkatkan Produksi Individual
Ket. kecerdasan buatan

JAKARTA – Kemajuan teknologi memang selalu mendua: membawa kebaikan dan keburukan. Pakar teknologi informasi yang juga Rektor Pradita University Prof Eko Indrajit mengatakan penggunaan teknologi kecerdasan (AI) yang tepat bisa untuk meningkatkan produktivitas seseorang. "Penggunaan AI yang tepat dapat meningkatkan kualitas karya kita, tapi harus bijaksana dan mengedepankan etika karena memang masih banyak yang salah dalam memandang AI," ujar Eko di Jakarta, Senin.

Dia menambahkan AI hakikatnya digunakan untuk membantu manusia, sementara yang mengarahkan dan memutuskan adalah manusia itu sendiri. Dengan kata lain, AI merupakan alat untuk membantu manusia untuk dapat meningkatkan produktivitas. Meski demikian, ia mewanti-wanti agar tidak sepenuhnya percaya kepada hasil yang diberikan oleh AI. Perlu adanya ketelitian terhadap apapun yang dihasilkan oleh bahasa mesin itu.

"Kita tidak bisa lagi menghindar dari teknologi. Suatu keniscayaan bahwa manusia harus hidup berdampingan dengan AI," imbuh dia dalam pelatihan AI untuk jurnalis. Eko juga mengingatkan bahwa perlu mengedepankan etika komunikasi saat menggunakan AI. Selain hanya ditujukan untuk kebaikan, juga perlu dideklarasikan bahwa produk tersebut dihasilkan oleh AI.

"AI memang tidak bisa menggantikan dokter atau jurnalis, tetapi mereka akan dikalahkan oleh dokter ataupun jurnalis yang menggunakan AI dalam pekerjaannya," cetus dia. Dalam kesempatan itu, ia menekankan perlu adanya literasi terhadap AI sehingga masyarakat bisa membedakan konten yang dihasilkan oleh AI dengan yang bukan dihasilkan oleh AI. Tujuannya agar tidak mudah tertipu dengan konten buatan AI yang marak di media sosial beberapa waktu terakhir.

Algoritma

Sementara itu, generasi muda perlu mewaspadai terbawa arus algoritma media sosial yang dipercaya dapat membentuk dan memengaruhi cara berpikir hingga bahkan mengarahkan ke tindakan tertentu. "Algoritma media sosial dapat membentuk cara berpikir, memengaruhi sikap, bahkan mengarahkan tindakan kita tanpa disadari," ujar Rektor Universitas Mercu Buana (UMB) Prof Dr Andi Adriansyah, M.Eng, dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dia menambahkan jika generasi muda hanya mengikuti arus algoritma, daya kritis dan imajinasi akan terkungkung. Padahal inovasi lahir dari keberanian untuk merdeka dalam berpikir dan bertindak. Menurut Andi, arus digital yang begitu deras sering kali menyeret anak muda mengikuti opini mayoritas tanpa refleksi kritis.

Disinformasi dan berita palsu pun mudah menyebar, sementara ekspektasi globalisasi menuntut generasi muda untuk lebih cepat berprestasi dibanding generasi sebelumnya. "Generasi muda harus berani bersikap, berani bersuara, dan berani bertindak, bukan hanya sebagai penerima ilmu, tetapi sebagai agen perubahan," tambahnya dalam pembukaan perkuliahan mahasiswa baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.