Akamai Luncurkan Firewall untuk Amankan Aplikasi AI
📅 Kamis, 08 Mei 2025, 18:45 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Akamai
JAKARTA - Akamai Technologies, Inc. perusahaan keamanan siber dan komputasi cloud yang mendukung serta melindungi bisnis secara online, pada Kamis (8/5) merilis Firewall for AI, solusi terbaru yang memberikan perlindungan berlapis untuk aplikasi-aplikasi AI dalam menghadapi kueri ilegal, input yang menyesatkan, dan upaya pencurian data dalam skala besar.
AI secara cepat mentransformasi berbagai industri sehingga mendorong banyak organisasi untuk mengadopsi large language model (LLM), agentic AI, dan teknologi-teknologi baru lainnya. Namun, inovasi ini membawa beragam risiko keamanan baru, seperti serangan adversarial, ekstraksi model, penyalahgunaan API, dan pencurian data besar-besaran.
Hal itu kadang tidak bisa ditangani oleh firewall aplikasi web (WAF) konvensional. Dikombinasikan dengan beragam peningkatan baru seperti API LLM Discovery Akamai Firewall for AI memberi perlindungan berbasis AI yang komprehensif kepada para pelanggan.
“Solusi-solusi keamanan konvensional tidak mampu menghentikan ancaman yang ditimbulkan oleh AI,” kata Rupesh Chokshi, Senior Vice President dan General Manager, Application Security, Akamai melalui siaran pers pada hari Kamis (8/5).
Ketika perusahaan-perusahaan memasuki era AI untuk meningkatkan produktivitas, keamanan AI menjadi hal yang wajib. Firewall for AI kada Chokshi merupakan solusi inovatif bagi setiap perusahaan yang mengadopsi AI.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melindungi aplikasi-aplikasi AI bukan sekadar mencegah serangan, tetapi juga memastikan bahwa inovasi tetap berjalan tanpa mengorbankan performa dan keamanan. Dengan Firewall for AI, perusahaan-perusahaan dapat melindungi model, data, dan kekayaan intelektual perusahaan dari ancaman yang terus berevolusi,” ungkapnya.
Memperkenalkan Firewall for AI: Melindungi model AI dari ancaman-ancaman baru Model AI menyimpan data penting dan pengetahuan eksklusif sehingga menjadikannya incaran empuk bagi para penyerang siber. Akamai Firewall for AI hadir sebagai solusi keamanan yang memang dirancang khusus untuk melindungi aplikasi-aplikasi berbasis AI, LLM, dan API dari ancaman dunia maya yang semakin kompleks.
Dengan melindungi kueri yang masuk dan respon yang keluar interaksi dari sistem AI, firewall ini menutup celah keamanan yang muncul akibat teknologi generative AI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fitur-fitur penting Firewall for AI di antaranya, perlindungan berlapis untuk memblok input adversarial, kueri ilegal, dan pencurian data besar-besaran untuk mencegah manipulasi terhadap model dan eksfiltrasi data.
Kedua adalah deteksi ancaman AI secara real time, dengan menggunakan aturan keamanan untuk menghadapi serangan-serangans berbasis AI yang semakin berkembang, termasuk injeksi perintah dan eksploitasi model. Ketiga kepatuhan dan perlindungan data untuk membantu memastikan agar output yang dihasilkan AI tetap aman dan sesuai dengan peraturan dan standar industri.
Keempat opsi penerapan yang fleksibel dengan mengimplementasikan Akamai edge, REST API, atau proksi terbalik memungkinkan integrasi yang mulus dengan kerangka keamanan yang sudah ada. Kelima mitigasi risiko yang proaktif dengan memfilter output AI untuk mencegah konten berbahaya, halusinasi, dan kebocoran data ilegal.
Untuk memberikan perlindungan lebih lanjut pada penerapan AI pelanggan dan mendorong adopsi AI yang aman, Akamai juga merilis API LLM Discovery, sebuah peningkatan pada platform Akamai API Security, yang secara otomatis mendeteksi perangkat API yang berkaitan dengan GenAI dan LLM, mengkategorikannya, dan terus memperbarui kebijakan keamanan guna mencegah akses tidak sah dan penyalahgunaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!